Jakarta (KABARIN) - Presiden Prabowo Subianto akhirnya kembali ke Tanah Air setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan luar negeri yang meliputi partisipasi di Board of Peace, pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, hingga Presiden Persatuan Emirat Arab Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan.
Pesawat kepresidenan Garuda Indonesia PK-GIF yang membawa Presiden Prabowo mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat sekitar pukul 08.00 WIB.
Di bawah tangga pesawat, Presiden disambut oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming serta sejumlah pejabat tinggi negara dan jajaran TNI-Polri, termasuk Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoedin, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit, dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Presiden yang mengenakan seragam safari cokelat muda dan peci hitam sempat berbincang ringan dengan pejabat yang menyambutnya pulang.
Selama kunjungan ke AS pada 19-21 Februari 2026, Presiden Prabowo hadir di Konferensi Tingkat Tinggi Board of Peace perdana di Washington DC. Dalam kesempatan itu, Indonesia menegaskan dukungannya untuk tercapainya perdamaian di Palestina.
Ia menyebut bahwa dirinya telah mempelajari 20 poin gagasan Presiden Trump dalam BoP dan meyakini bahwa perdamaian di Palestina bisa terwujud.
Usai itu, Prabowo menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Trump untuk membahas kesepakatan tarif timbal balik atau resiprokal yang telah lama dinegosiasikan. Hasilnya, kedua kepala negara menandatangani Agreement on Reciprocal Trade yang memberi Indonesia tarif 0 persen untuk 1.819 produk nasional di pasar AS, termasuk sawit, kopi, kakao, dan komponen elektronik.
Pada Senin (23/2), Presiden Prabowo hadir dalam penandatanganan perjanjian kerangka kerja antara Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia dan Arm Limited di London. Kerja sama ini diharapkan mempercepat penguasaan teknologi chip strategis yang menjadi fondasi inovasi digital modern di Indonesia.
Rabu (25/2), Presiden tiba di Bandar Udara Militer Marka, Amman, Yordania, dan mengadakan pertemuan bilateral dengan Raja Abdullah II. Mereka membahas isu perdamaian Palestina, peran Indonesia di Dewan Perdamaian, serta langkah menjaga stabilitas kawasan dan efektivitas distribusi bantuan kemanusiaan.
Kamis (26/2), Presiden Prabowo berkunjung ke Uni Emirat Arab dan disambut oleh Presiden MBZ. Pertemuan ini fokus pada penguatan kemitraan strategis Indonesia-UEA, mencakup kerja sama energi, investasi, dan ekonomi jangka panjang.
Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Duta Besar RI untuk UEA Judha Nugraha, dan Direktur Utama PT Pindad Sigit P Santosa.
Dialog dalam pertemuan diperluas untuk membahas agenda strategis kedua negara yang saling menguntungkan dan berorientasi jangka panjang.
Sumber: ANTARA