Jakarta (KABARIN) - Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi sudah nggak sabar untuk melanjutkan performa positifnya di seri berikutnya di Brasil setelah merebut kemenangan di balapan pembuka MotoGP 2026 di Buriram, Thailand, akhir pekan lalu.
Bezzecchi tampil dominan di Sirkuit Internasional Chang, Minggu (1/3), memimpin sejak start hingga finis. Kemenangan ini menjadi pembalasan setelah ia gagal menyelesaikan balapan sprint sehari sebelumnya.
“Setelah kemarin (Sprint), penting untuk mengatur ulang dan mencoba bangkit kembali dalam balapan. Saya tahu kecepatan saya bagus, dan jika saya start dengan kuat serta tetap tenang, saya bisa membuka jarak di awal,” kata Bezzecchi dalam laman resmi MotoGP, Senin.
Ia menambahkan bahwa manajemen ban menjadi kunci untuk mempertahankan keunggulan hingga garis finis karena tingkat keausan ban cukup tinggi sepanjang lomba.
“Strategi kami berjalan baik. Mengelola jarak tidak mudah karena keausan ban sangat penting,” ujarnya.
Meski membuka musim dengan raihan 25 poin penuh, Bezzecchi menegaskan masih terlalu dini untuk membicarakan persaingan gelar.
“Ini baru balapan pertama. Kami harus tetap tenang, tetap fokus, dan menghadapi setiap seri satu per satu. Akan ada masa sulit, itu normal dan semua pembalap akan mengalaminya,” katanya.
Namun saat ditanya soal seri berikutnya, Bezzecchi menunjukkan antusiasme besar menyambut GP Brasil.
“Saya tidak sabar untuk pergi ke Brasil. Saya sudah bertanya kepada Franky sejak musim panas lalu tentang suasananya, musiknya, dan segalanya. Saya sangat senang bisa pergi ke sana,” ujarnya.
Pada GP Thailand, posisi kedua ditempati Pedro Acosta dari Red Bull KTM Factory Racing, sementara Raul Fernandez dari Trackhouse MotoGP Team menempati posisi ketiga.
Hasil ini membuat Acosta memimpin klasemen sementara dengan 32 poin setelah menang di sprint race, Bezzecchi di posisi kedua dengan 25 poin, dan Raul Fernandez asal Spanyol berada di urutan ketiga dengan total 23 poin setelah menempati posisi ketiga di sprint race dan balapan utama.
Sumber: ANTARA