Trump Peringatkan Iran soal Blokade Selat Hormuz

waktu baca 2 menit

New York (KABARIN) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan Iran akan menghadapi serangan "20 kali lebih keras" jika Teheran mencoba memblokade pasokan minyak di Selat Hormuz.

"Jika Iran melakukan apapun yang menghentikan pasokan minyak di Selat Hormuz, mereka akan diserang oleh Amerika Serikat dua puluh kali lebih keras dari yang mereka hadapi sejauh ini," tulis Trump di Truth Social, Selasa.

Trump menambahkan AS akan menargetkan lokasi-lokasi yang mudah dihancurkan sehingga menurutnya "akan mustahil bagi Iran untuk membangun negaranya kembali" karena "kematian, api, dan amarah akan berkuasa di atas mereka". Namun, ia juga berharap dan berdoa agar hal itu tidak sampai terjadi.

Trump menilai ancamannya ini bisa dianggap sebagai "hadiah" bagi China dan negara-negara lain yang sangat bergantung pada kelancaran pelayaran di Selat Hormuz. "Saya harap langkah ini akan mendapat banyak apresiasi," katanya.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan negaranya sama sekali tidak menutup Selat Hormuz maupun menghalangi pelayaran di kawasan tersebut. Dalam wawancara dengan PBS, ia menekankan bahwa lambat atau berhentinya pengiriman minyak terjadi karena serangan dan agresi AS dan Israel, bukan tindakan Iran.

"Kami tidak menutup selat. Kami tidak menghalangi pelayaran mereka di selat ini," ujar Araghchi. Ia menambahkan AS dan Israel justru bertanggung jawab membuat kawasan menjadi tidak aman dan membuat kapal-kapal takut berlayar di Selat Hormuz.

Sumber: Sputnik_OANA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka