Max Strus Kembali Bermain Bersama Cavaliers Setelah Lama Absen karena Cedera

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Pemain forward Cleveland Cavaliers, Max Strus, akhirnya kembali merasakan atmosfer pertandingan di musim NBA 2025 hingga 2026. Ia tampil lagi saat timnya menghadapi Dallas Mavericks dalam laga yang digelar di Rocket Arena pada Senin waktu Indonesia Barat.

Strus mulai masuk ke lapangan ketika kuarter pertama masih menyisakan waktu 4 menit 53 detik. Momen tersebut menjadi penampilan perdananya musim ini setelah harus menepi cukup lama.

Pemain dengan tinggi badan 1,96 meter itu sebelumnya tidak bisa bermain dalam 67 pertandingan akibat cedera pada kaki kirinya. Ia mengalami jones fracture yang merupakan keretakan pada tulang yang menghubungkan jari kelingking kaki dengan bagian dasar telapak kaki.

Cedera tersebut dialami Strus saat menjalani sesi latihan pada masa jeda kompetisi. Kondisi itu membuatnya harus menjalani operasi yang dilakukan pada 26 Agustus 2025.

Meski baru kembali bermain, Strus langsung menunjukkan kontribusinya. Ia berhasil mencetak dua tembakan tiga angka dari sisi kiri lapangan hanya dalam waktu sekitar 75 detik setelah masuk ke pertandingan.

Pelatih kepala Cavaliers Kenny Atkinson sebelumnya memperkirakan Strus akan bermain sekitar 20 hingga 24 menit dalam pertandingan tersebut.

"Atas apa yang dia alami sepanjang masa jeda musim dan perjuangannya untuk kembali, hari ini terasa emosional dan menyenangkan melihatnya (Max Strus) kembali," katanya.

Atkinson menilai kehadiran Strus memberi tambahan energi bagi tim, baik saat berada di ruang ganti maupun ketika bermain di lapangan.

Namun momen kembalinya Strus belum berhasil membawa hasil manis bagi Cavaliers. Tim tersebut harus mengakui keunggulan Mavericks dengan skor 120 melawan 130.

Pada musim sebelumnya, Strus mencatatkan rata rata 9,4 poin per pertandingan, 4,3 rebound, serta 3,2 assist dari total 50 laga bersama Cavaliers. Dari jumlah itu, ia juga sempat tampil sebagai starter dalam 37 pertandingan.

Kembalinya Strus diharapkan bisa menambah kekuatan rotasi tim serta membantu Cavaliers tampil lebih kompetitif menjelang akhir musim reguler NBA 2025 hingga 2026.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka