Subang (KABARIN) - Arus mudik makin padat, rekayasa lalu lintas pun mulai diterapkan. Sistem one way tahap I resmi diberlakukan di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) pada Selasa sore untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.
Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, mengatakan kebijakan ini mulai berlaku di KM 72 hingga KM 188.
"One way resmi diterapkan terhitung sejak pukul 15.21 WIB," katanya dalam keterangan di Subang, Jawa Barat, Selasa.
Penerapan ini merupakan bagian dari skema besar rekayasa lalu lintas one way tahap I yang dimulai dari KM 70 ruas Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 263 di Tol Pejagan–Pemalang.
Sebelum sistem satu arah ini diberlakukan, petugas sudah lebih dulu melakukan sterilisasi jalur arah Jakarta, termasuk area rest area di sepanjang ruas tersebut sejak pukul 13.00 WIB.
Ardam menjelaskan, seluruh proses ini dilakukan berdasarkan diskresi serta arahan langsung dari pihak kepolisian di lapangan.
Dari sisi lalu lintas, peningkatan volume kendaraan memang sudah terasa sejak pagi. Berdasarkan data Astra Tol Cipali, tercatat sekitar 41 ribu kendaraan melintas dari Cikopo menuju Cirebon pada pukul 00.00 hingga 15.00 WIB.
Jumlah ini naik sekitar 27 persen dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya. Secara keseluruhan, volume lalu lintas di ruas Tol Cipali juga mengalami kenaikan sebesar 18 persen.
Melihat tren ini, penerapan one way jadi langkah penting untuk menjaga kelancaran arus mudik agar tidak terjadi kemacetan panjang.
Astra Tol Cipali juga mengingatkan para pengendara untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Mulai dari menjaga jarak aman antar kendaraan hingga mengikuti arahan petugas di lapangan.
Dengan kondisi lalu lintas yang terus meningkat, kamu juga disarankan untuk tetap waspada dan merencanakan perjalanan dengan baik agar mudik tetap aman dan nyaman.
Sumber: ANTARA