Tips Traveling Anti Stres dengan Atur Manajemen Waktu

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Liburan harusnya jadi momen buat recharge, tapi kalau terlalu banyak rencana justru bisa bikin stres sendiri. Alih-alih menikmati perjalanan, kamu malah sibuk ngejar itinerary yang padat.

Dilansir dari Hindustan Times, Selasa (24/3), pakar perjalanan sekaligus pendiri dan CEO JourneyLabel, Yasmin Ikrami, membagikan cara sederhana biar liburan tetap santai dan bebas tekanan. Kuncinya ada di keseimbangan dan pengaturan tempo perjalanan.

Menurut Yasmin, perjalanan yang menyenangkan bukan soal seberapa banyak tempat yang dikunjungi, tapi bagaimana kamu menikmati setiap momennya.

"Perjalanan yang tenang berasal dari memberi diri Anda izin untuk memperlambat tempo. Ketika perjalanan terasa tidak terburu-buru, perjalanan tersebut terasa lebih nyata, lebih menyenangkan, dan jauh lebih menyegarkan," kata Yasmin.

Salah satu tips penting adalah tidak terlalu memaksakan diri sebelum hari keberangkatan. Hindari mengurus banyak hal, membalas email, atau membuat janji mendadak sehari sebelum berangkat.

"Sehari tanpa tugas sebelum perjalanan memungkinkan seseorang untuk bersantai, berkemas terlebih dahulu, dan menyelesaikan tanggung jawab kecil," katanya.

Selain itu, jangan terlalu ambisius di hari pertama liburan. Setelah perjalanan panjang, tubuh butuh waktu untuk beradaptasi. Istirahat sejenak, bongkar barang, atau cukup jalan santai bisa jadi pilihan biar kamu tidak langsung kelelahan.

Yasmin juga menyarankan untuk memberi jeda dari dunia digital selama liburan. Notifikasi yang terus masuk dan kebiasaan scrolling media sosial bisa tanpa sadar mengganggu ketenangan.

"Jauhkan ponsel Anda saat makan atau berjalan-jalan agar lebih hadir di momen tersebut," katanya.

Dalam menyusun itinerary, penting untuk menyeimbangkan aktivitas dan waktu istirahat. Jangan sampai satu hari penuh diisi agenda padat tanpa jeda. Kalau satu waktu terasa sibuk, pastikan ada waktu kosong di bagian lain hari tersebut.

Dengan ritme seperti ini, liburan jadi terasa lebih santai dan tidak terburu-buru.

Terakhir, cari suasana yang tenang untuk membantu memulihkan kondisi mental dan emosional. Bisa dengan menikmati pagi yang sunyi, jalan santai, atau sekadar duduk menikmati suasana sekitar.

"Liburan tanpa stres jarang sekali tentang rencana perjalanan yang sempurna; liburan tersebut berasal dari pilihan yang bijaksana dan tempo yang santai,” kata Yasmin.

Intinya, liburan bukan soal checklist destinasi, tapi bagaimana kamu bisa benar-benar menikmati perjalanan tanpa tekanan.

Sumber: Hindustan Times

Bagikan

Mungkin Kamu Suka