Jakarta (KABARIN) - Presiden RI Prabowo Subianto menjelaskan bahwa berbagai perjalanan dinasnya ke luar negeri bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan minyak untuk Indonesia.
Hal itu ia sampaikan saat memberikan taklimat kepada para menteri, wakil menteri, kepala lembaga, hingga pejabat eselon I di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu.
Prabowo menepis anggapan bahwa dirinya kerap bepergian hanya untuk urusan non penting.
"Dibilang Prabowo jalan-jalan ke luar negeri, senang jalan-jalan ke luar negeri. Saudara-saudara, untuk amankan minyak, saya harus ke mana-mana," kata Prabowo.
Ia menegaskan bahwa situasi global yang tidak stabil membuat Indonesia perlu aktif menjalin komunikasi dengan berbagai negara, terutama untuk menjaga sektor energi agar tetap aman dan terkendali.
Menurutnya, kunjungan ke sejumlah negara menjadi bagian dari strategi tersebut, dan perjalanan serupa masih akan terus dilakukan ke depannya.
"Aku mau berangkat lagi ke sebuah negara. Nanti begitu aku berangkat, kau tahu ke mana. Amankan juga," ujar Kepala Negara.
Sebelumnya Prabowo telah melakukan lawatan ke Jepang pada 29 hingga 31 Maret serta ke Republik Korea pada 31 Maret sampai 1 April. Kunjungan itu difokuskan untuk memperkuat kerja sama ekonomi termasuk sektor energi.
Ia juga menegaskan bahwa politik luar negeri Indonesia tetap berpegang pada prinsip bebas aktif dengan tujuan menjaga hubungan baik dengan banyak negara demi stabilitas dan keuntungan bersama.
Di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian, Prabowo menyampaikan keyakinannya terhadap masa depan Indonesia.
"Saya percaya diri, tidak ada itu bagi saya Indonesia gelap. Indonesia cerah di saat banyak negara susah," kata Prabowo.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyinggung bahwa tugas presiden bukan pekerjaan yang ringan karena menuntut kerja tanpa henti.
"Jadi, berdiri di sini saudara-saudara, jangan anggap ini pekerjaan yang enak. Yang mau jadi presiden, selamat. Benar, aku sudah telanjur. Jadi, aku harus kerja keras sekali, enggak ada libur," kata Presiden.
Sumber: ANTARA