Erupsi tadi sekitar pukul 08:05 WIT dengan tinggi kolom abu teramati hingga 1.100 meter di atas puncak
Ternate (KABARIN) - Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara kembali mengalami erupsi pada Kamis 9 April pagi. Letusan kali ini memuntahkan abu vulkanik hingga setinggi sekitar 1.100 meter di atas puncak gunung.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Dukono, Bambang Sugiono, menyampaikan bahwa erupsi terjadi sekitar pukul 08.05 WIT dengan kolom abu yang terlihat cukup jelas di udara.
"Erupsi tadi sekitar pukul 08:05 WIT dengan tinggi kolom abu teramati hingga 1.100 meter di atas puncak," kata petugas PGA Dukono, Bambang Sugiono dalam keterangan tertulis yang diterima di Ternate, Kamis.
Ia menjelaskan bahwa abu vulkanik berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal dan terbawa angin ke arah timur. Aktivitas ini juga terekam di alat seismograf dengan amplitudo 34 mm serta durasi sekitar 35,82 detik dari Pos PGA Dukono di Desa Mamuya, Kecamatan Galela.
Meski aktivitas gunung sempat menunjukkan penurunan, frekuensi letusan masih tergolong cukup sering. Pada hari sebelumnya tercatat sebanyak 61 kali erupsi dalam satu hari.
Saat ini Gunung Dukono masih berada pada status Level II atau Waspada. Dengan ketinggian mencapai 1.087 meter di atas permukaan laut, gunung ini tetap dipantau secara ketat oleh petugas.
Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar kawah dalam radius 4 kilometer karena potensi bahaya masih tinggi. Arah sebaran abu juga bisa berubah tergantung kondisi angin sehingga dampaknya tidak dapat diprediksi secara pasti.
Selain itu, warga di sekitar kawasan diminta tetap waspada dan menggunakan masker untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat abu vulkanik yang terbawa angin.
Sumber: ANTARA