Donald Trump Kecam Paus Leo XIV Usai Kritik Tindakan AS di Iran

waktu baca 2 menit

saya tidak ingin ada seorang Paus yang mengkritik presiden Amerika Serikat

New York (KABARIN) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengecam Paus Leo XIV setelah pemimpin Gereja Katolik tersebut mengkritik kebijakan AS terkait Iran.

Sebelumnya, Paus Leo XIV menyatakan bahwa ancaman terhadap rakyat Iran tidak dapat dibenarkan. Ia juga menyinggung bahwa keinginan untuk mendominasi tidak sejalan dengan ajaran Yesus Kristus.

Menanggapi hal itu, Trump menyampaikan ketidaksetujuannya dan menilai kritik tersebut tidak tepat. Ia menegaskan tidak ingin ada pemimpin agama yang mendukung Iran memiliki senjata nuklir maupun menilai negatif kebijakan luar negeri Amerika Serikat.

"Saya tidak ingin seorang Paus berpikir bahwa baik-baik saja jika Iran memiliki senjata nuklir. Saya tidak ingin seorang Paus menganggap Amerika mengerikan karena menyerang Venezuela, sebuah negara yang mengirimkan narkoba besar-besaran ke AS dan, yang lebih buruk lagi mengosongkan penjara mereka, termasuk mengirimkan para pembunuh, pengedar narkoba, dan penjahat, ke negara kami; dan saya tidak ingin ada seorang Paus yang mengkritik presiden Amerika Serikat, karena saya melakukan persis apa yang menjadi tujuan saya dipilih (menjadi presiden) dengan kemenangan telak," kata Trump.

Trump juga menyampaikan pernyataan lain yang menyebut Paus Leo XIV tidak akan berada di Vatikan jika dirinya tidak menjabat sebagai presiden. Selain itu, ia meminta Paus untuk tidak terlibat dalam isu politik dan fokus pada perannya sebagai pemimpin agama.

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka