Jakarta (KABARIN) - Pendiri sekaligus pemimpin Netflix, Reed Hastings, akan meninggalkan dewan direksi perusahaan setelah masa jabatannya berakhir pada Juni 2026.
Dilansir dari TechCrunch pada Jumat, keputusan tersebut disampaikan Netflix dalam laporan kinerja kuartal pertama kepada pemegang saham. Hastings disebut akan fokus pada kegiatan filantropi serta berbagai aktivitas di luar perusahaan.
“Netflix mengubah hidup saya dalam banyak hal, dan kenangan favorit saya adalah Januari 2016, saat kami memungkinkan hampir seluruh dunia menikmati layanan kami,” kata Reed.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada CEO Netflix Ted Sarandos dan Co-CEO Greg Peters atas kepemimpinan mereka di perusahaan.
Netflix sendiri didirikan oleh Reed Hastings bersama Marc Randolph pada 1997 sebagai layanan penyewaan DVD berbasis langganan yang dikirim ke rumah pelanggan.
Seiring waktu, Netflix bertransformasi menjadi pelopor layanan streaming digital yang kemudian diikuti berbagai perusahaan besar seperti Amazon, HBO, Disney, dan Hulu. Layanan DVD Netflix sendiri resmi dihentikan pada 2023.
Perusahaan menyebut Hastings berperan besar dalam membangun budaya inovasi, integritas, dan performa tinggi yang menjadi identitas Netflix hingga saat ini.
Dari sisi kinerja, Netflix membukukan pendapatan 12,25 miliar dolar AS pada kuartal pertama 2026, naik 16,2 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersihnya juga meningkat hampir 83 persen menjadi 5,28 miliar dolar AS.
Selain itu, Netflix juga memperluas fokus ke teknologi baru, termasuk kecerdasan buatan generatif, serta mengakuisisi perusahaan teknologi perfilman InterPositive yang didirikan oleh aktor Ben Affleck.
Sumber: Tech Crunch