Istanbul (KABARIN) - Turki bergerak cepat untuk memulangkan warga negaranya yang diculik oleh Israel setelah insiden pencegatan Armada Global Sumud yang sedang membawa bantuan kemanusiaan menuju Gaza, Palestina.
Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, mengatakan pemerintah Turki saat ini bekerja sama dengan seluruh lembaga terkait demi memastikan keselamatan para warga negaranya.
Dalam pernyataannya di platform media sosial Turki, NSosyal, Fidan menyebut pemerintah telah menyiapkan penerbangan khusus yang dijadwalkan berangkat pada Kamis untuk mengevakuasi warga Turki dan peserta misi kemanusiaan dari negara lain.
Penerbangan tersebut diharapkan bisa membawa seluruh relawan kembali dengan aman ke Turki setelah insiden yang disebut Ankara sebagai intervensi ilegal oleh Israel terhadap armada bantuan internasional tersebut.
Fidan menegaskan pemerintah Turki tidak akan tinggal diam terkait keselamatan warganya yang ikut dalam misi kemanusiaan menuju Gaza.
Ia mengatakan Turki akan terus melindungi hak-hak warga negaranya sambil tetap menjalankan tanggung jawab kemanusiaan terhadap warga sipil Palestina yang terdampak konflik di Gaza.
Selain itu, Fidan juga kembali menegaskan dukungan Turki terhadap rakyat Palestina di tengah situasi kemanusiaan yang masih memanas di wilayah tersebut.
Insiden pencegatan Armada Global Sumud sendiri kembali memicu sorotan internasional terhadap ketegangan di kawasan Laut Mediterania dan konflik berkepanjangan di Gaza, terutama terkait distribusi bantuan kemanusiaan untuk warga sipil Palestina.
Sumber: ANAD