Kemenekraf Ajak Generasi Muda Manfaatkan AI untuk Perkuat Ekonomi Kreatif

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mengajak generasi muda untuk memanfaatkan Artificial Intelligence (AI/kecerdasan buatan) guna meningkatkan nilai tambah produk kreatif dan memperkuat daya saing di era digital.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan tantangan generasi muda Indonesia saat ini adalah akses terhadap teknologi yang mampu membuka peluang usaha sekaligus memperkuat daya saing global.

“Sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, ekonomi kreatif menjadi salah satu mesin baru pertumbuhan nasional. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membekali generasi muda dengan keterampilan kreatif dan pemanfaatan AI agar mampu menghasilkan karya bernilai tambah, menciptakan peluang usaha, dan siap bersaing di tingkat global,” kata Menteri Ekraf dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Kemenekraf menggandeng Indosat Ooredoo Hutchison dan Adobe melalui program ECHOES X GENSi guna meningkatkan literasi ekonomi kreatif sekaligus memperkuat talenta digital muda, khususnya pelajar di Indonesia.

Menurut Teuku Riefky, kolaborasi ini juga membuka peluang sinergi dengan tiga program unggulan Kemenekraf pada 2027, yakni Aktivasi Desa Kreatif, Creative Hub, dan Creative by Indonesia untuk mendorong local heroes go national hingga national champions go global.

Sementara itu, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha menyebut program GENSi telah membekali lebih dari 10.000 generasi muda Indonesia melalui literasi digital dan pembelajaran kreatif, dan tahun ini ditargetkan menjangkau 15.000 peserta di seluruh Indonesia.

President Adobe untuk kawasan Jepang dan Asia Pasifik Ben Goodman menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif berkat populasi muda yang besar dan budaya kreatif yang kuat.

Adobe juga turut mendukung program ini melalui penyediaan teknologi, pelatihan, akses Adobe Express, serta materi pembelajaran Adobe Digital Academy yang telah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia.

Kolaborasi antara Kemenekraf, Indosat, dan Adobe diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam peta ekonomi kreatif global berbasis teknologi dan kecerdasan buatan.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka