Memang ada perbedaan karena persiapannya berbeda. PPIH kita siapkan satu bulan, sementara petugas haji daerah dipersiapkan sekitar seminggu atau 10 hari
Jakarta (KABARIN) - Kementerian Haji dan Umrah atau Kemenhaj memastikan calon petugas haji pusat maupun daerah akan menjalani masa pelatihan dengan durasi yang sama pada penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah atau 2027.
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengatakan kebijakan ini diambil sebagai tindak lanjut evaluasi agar kualitas layanan kepada jamaah lebih merata.
“Kami mencatat evaluasi ini dan Insya Allah tahun 2027, keduanya akan kita lakukan persiapan yang sama, sama-sama satu bulannya," kata Irfan di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa.
Ia menjelaskan selama ini terdapat perbedaan masa pembekalan antara petugas haji pusat dan daerah. Petugas pusat mendapatkan pelatihan sekitar satu bulan, sedangkan petugas daerah hanya sekitar satu minggu hingga 10 hari.
Perbedaan tersebut dinilai berpengaruh terhadap kesiapan petugas dalam memberikan layanan di Tanah Suci sehingga ke depan perlu diseragamkan.
Menurut Irfan, penyamaan durasi pelatihan penting agar seluruh petugas memiliki standar kompetensi yang sama saat bertugas melayani jamaah haji Indonesia.
Selain itu, Kemenhaj juga tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja petugas haji pada musim sebelumnya. Penilaian dilakukan berdasarkan laporan yang telah dikumpulkan dari masing masing petugas.
“Sampai hari ini kami sudah mendapatkan rapor-rapor dari semua petugas haji. Kami sudah meminta tim untuk memberikan rapor masing-masing,” ujarnya.
Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar pemberian apresiasi kepada petugas yang dinilai berkinerja baik selama penyelenggaraan ibadah haji.
Sumber: ANTARA