IHSG Menguat ke 6.128,27, Respons Positif Klasifikasi Emerging Market Indonesia dari MSCI

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu pagi bergerak menguat seiring respons positif pelaku pasar terhadap keputusan MSCI yang mempertahankan klasifikasi Indonesia di kategori Emerging Market.

IHSG dibuka naik 26,94 poin atau 0,44 persen ke level 6.128,27. Sementara itu, indeks LQ45 juga menguat 2,70 poin atau 0,45 persen ke posisi 601,13.

Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nicodemus (Nico), mengatakan secara teknikal IHSG masih berpotensi bergerak terbatas dengan rentang support dan resistance di level 6.050–6.220.

Dari sisi global, MSCI masih mempertahankan Indonesia di kategori Emerging Market, namun tetap akan mengevaluasi konsistensi reformasi pasar modal nasional, termasuk aspek free float dan kelayakan investasi.

MSCI juga menyebut akan terus memantau perkembangan Indonesia hingga Tinjauan Indeks pada November 2026. Jika tidak ada kemajuan signifikan, opsi peninjauan ulang status, termasuk potensi reklasifikasi ke Frontier Markets, masih dapat dipertimbangkan.

Menurut Nico, meski berbagai reformasi telah dilakukan, kepercayaan investor asing masih menjadi tantangan utama masuknya arus dana (foreign inflow). Faktor lain seperti kebijakan pemerintah dan stabilitas politik juga turut menjadi perhatian pelaku pasar.

Ia juga menyoroti kebijakan Patriot Bond dan Merah Putih Bond yang dinilai berpotensi meningkatkan likuiditas domestik dengan menarik dana dari luar sistem keuangan ke dalam negeri. Namun, kebijakan tersebut dinilai perlu diimplementasikan secara hati-hati agar tidak menimbulkan persepsi negatif di pasar.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema perlindungan hukum dalam kedua instrumen tersebut hanya berlaku untuk dana yang ditempatkan pada obligasi, bukan memberikan kekebalan hukum secara umum kepada investor.

Dari bursa global, pergerakan cenderung melemah. Bursa Eropa kompak terkoreksi, begitu juga Wall Street pada perdagangan sebelumnya. Di sisi lain, bursa Asia pagi ini menunjukkan pergerakan bervariasi dengan sebagian indeks melemah dan sebagian lainnya menguat tipis.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka