Singapura (KABARIN) - Otoritas Moneter Singapura (Monetary Authority of Singapore/MAS) pada Kamis (25/6) mengumumkan pembentukan Institut Masa Depan Keuangan (Future of Finance Institute/FFI) untuk mempercepat pengadopsian teknologi keuangan baru dan mendorong inovasi di seluruh sektor keuangan.
Institut ini pertama-tama akan berfokus pada kecerdasan buatan (AI) dan tokenisasi, berperan sebagai platform untuk menghubungkan lembaga keuangan, perusahaan teknologi, dan peneliti sekaligus menyediakan sumber daya dan keahlian bersama, kata MAS dalam sebuah pernyataan.
Mengatakan bahwa FFI dikembangkan dari kolaborasi publik-swasta yang sudah ada di bidang AI dan tokenisasi, MAS mengatakan institut tersebut akan mengonsolidasikan upaya-upaya ini di bawah satu badan koordinasi. MAS akan terus mengawasi kerangka kebijakan dan regulasi, sementara institut tersebut akan bekerja langsung dengan para pelaku industri.
Kegiatan FFI akan berpusat pada empat bidang, yakni pusat pengetahuan yang menyediakan kasus dan panduan, pusat inovasi untuk mengoordinasikan kolaborasi industri, lingkungan uji coba industri untuk menguji teknologi baru, dan perangkat implementasi, termasuk sumber daya untuk kepatuhan yang dapat diprogram (programmable compliance) serta manajemen risiko AI.
Institut tersebut akan dikelola oleh dewan yang terdiri dari para perwakilan dari MAS, lembaga keuangan, perusahaan teknologi, dan akademisi.
Sumber: Xinhua