Jakarta (KABARIN) - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menginstruksikan penarikan seluruh produk Minyakita yang diduga mengeluarkan bau solar dari sejumlah daerah penerima bantuan pangan, yakni Kabupaten Karanganyar, Klaten, dan Wonogiri.
"Bulog tidak akan mentolerir produk yang tidak memenuhi standar mutu. Sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat, seluruh produk Minyakita produksi PT KMR (Kusuma Mukti Remaja) yang telah terdistribusi kami perintahkan untuk segera ditarik,” ujar Rizal dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Ia menjelaskan, seluruh produk yang ditarik akan menjalani uji laboratorium guna memastikan penyebab munculnya dugaan kontaminasi tersebut. Hasil pemeriksaan itu nantinya menjadi dasar dalam menentukan langkah lanjutan.
Bulog, kata Rizal, memastikan proses penarikan dilakukan secepat mungkin dengan melibatkan produsen dan pihak-pihak terkait agar penanganan berjalan efektif.
Masyarakat yang telah menerima Minyakita produksi PT Kusuma Mukti Remaja dipastikan akan memperoleh produk pengganti yang telah memenuhi standar kualitas sehingga hak penerima bantuan tetap terjamin.
Menurut Rizal, kebijakan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab Bulog dalam memastikan setiap bahan pangan yang disalurkan kepada masyarakat memenuhi ketentuan keamanan dan mutu yang berlaku.
Ia menambahkan Bulog bersama para mitra akan memperketat pengawasan di seluruh rantai distribusi untuk memastikan seluruh produk pangan yang diterima masyarakat aman, berkualitas, dan layak dikonsumsi.
Pernyataan itu disampaikan Rizal setelah melakukan inspeksi mendadak ke fasilitas produksi PT Kusuma Mukti Remaja pada Sabtu (27/6), menyusul adanya laporan masyarakat mengenai Minyakita yang diduga berbau solar.
Melalui inspeksi tersebut, Bulog ingin memastikan seluruh tahapan produksi telah memenuhi standar mutu, keamanan pangan, dan higienitas sehingga produk yang beredar di masyarakat tetap aman untuk dikonsumsi.
Sumber: ANTARA