Seskab Teddy: Magang Nasional Jadi Jembatan Fresh Graduate Masuk Dunia Kerja

waktu baca 2 menit

Kemudian mendapatkan penghasilan (uang saku) yang signifikan, di antara Rp3,5 juta sampai bahkan ada yang Rp6 juta, tergantung lokasi mereka bekerja

Jakarta (KABARIN) - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menilai Program Magang Nasional (MagangHub) menjadi jembatan bagi lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi untuk lebih mudah memasuki dunia kerja profesional sekaligus memperoleh penghasilan.

“Program ini juga merupakan jembatan nyata bagi mahasiswa yang baru lulus kuliah untuk dapat langsung bekerja dan langsung dapat memperoleh penghasilan,” kata Teddy dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Menurut Teddy, pemerintah masih menghadapi tantangan besar di sektor ketenagakerjaan, terutama dalam mempercepat penyerapan angkatan kerja muda ke dunia industri.

Ia menjelaskan, Program Magang Nasional yang mulai dijalankan sejak tahun lalu merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjawab tantangan tersebut.

“Jadi intinya adalah mahasiswa-mahasiswa yang sudah lulus kuliah, khususnya S1, itu bisa langsung magang-bekerja selama enam bulan,” kata Teddy.

“Kemudian mendapatkan penghasilan (uang saku) yang signifikan, di antara Rp3,5 juta sampai bahkan ada yang Rp6 juta, tergantung lokasi mereka bekerja, karena sesuai upah minimum kabupaten/kota tempat mereka bekerja,” imbuhnya.

Teddy mengatakan penyelenggaraan Magang Nasional pada 2025 mendapat respons positif dari para lulusan perguruan tinggi. Atas dasar itu, pemerintah meningkatkan kuota peserta pada 2026 menjadi 150 ribu orang dengan pelaksanaan program yang dijadwalkan mulai awal Agustus.

“Jadi mudah-mudahan program ini akan semakin besar, karena tahun lalu (kuota peserta) 100 ribu (orang) dan tahun ini 150 ribu (orang), bisa langsung dirasakan oleh para alumni-alumni universitas,” ujar Teddy.

Pada batch pertama Magang Nasional 2026, pemerintah menyediakan kuota bagi 50 ribu peserta. Pendaftaran akan dibuka pada 15-28 Juli 2026.

Sementara itu, perusahaan yang ingin menjadi mitra penyelenggara diberi kesempatan mendaftar dan mengikuti proses verifikasi hingga 15 Juli.

Setelah masa pendaftaran berakhir, peserta akan menjalani proses verifikasi dan seleksi pada 29 Juli hingga 5 Agustus. Hasil seleksi diumumkan pada 7 Agustus, sedangkan program magang batch pertama dijadwalkan dimulai pada 10 Agustus 2026.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka