Oto

Tips Servis Mobil Sebelum Mudik Biar Aman dan Nyaman

Jakarta (KABARIN) - Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu, menyarankan para pengemudi untuk melakukan servis mobil setidaknya 1–2 minggu sebelum keberangkatan mudik Lebaran. Menurutnya, hal ini penting agar perjalanan lebih aman dan nyaman sekaligus memberi waktu bengkel mendeteksi masalah dan mengganti komponen yang diperlukan.

“Waktu paling aman servis kendaraan adalah minimal sekitar satu minggu sebelum berangkat, paling ideal di rentang 1–2 minggu, supaya bengkel masih punya waktu menemukan masalah, mengganti part, dan kita masih sempat mencoba kendaraan lagi setelah servis,” jelas Yannes saat dihubungi dari Jakarta, Senin.

Yannes menekankan pemeriksaan dasar terkait keselamatan harus jadi prioritas, salah satunya kondisi ban. Tekanan ban saat dingin wajib sesuai rekomendasi pabrikan, sementara kondisi tapak, benjolan, retak, dan keberadaan ban cadangan juga harus diperiksa. Lampu, wiper, dan semua cairan penting juga perlu dicek.

“Ban kurang tekanan angin bisa mempercepat keausan, meningkatkan risiko gagal ban, dan menurunkan efisiensi bahan bakar atau energi,” ujar Yannes.

Untuk mobil mesin pembakaran internal (ICE), pemilik harus memeriksa oli mesin, coolant radiator, minyak rem, serta kondisi selang dan belt. Oli yang gelap, kental, atau sudah mendekati interval penggantian wajib diganti sebelum mudik. Tanda-tanda seperti rem kurang pakem, setir terasa aneh, aki melemah, atau AC tidak dingin juga menunjukkan mobil harus segera diservis.

Sedangkan mobil listrik (EV) perlu diperhatikan kondisi aki 12V, kesiapan kabel dan port charging, serta perencanaan rute pengisian dengan navigasi atau aplikasi seperti Google Maps, PLN Mobile, atau Voltron. Yannes menyarankan pengisian baterai EV hingga 80–100 persen mendekati waktu keberangkatan untuk perjalanan jauh.

“Khusus mobil EV, servis jangan sampai mepet jika ada peringatan pada aki 12V, pastikan software diperbarui, segera lakukan servis bila ada gangguan charging atau performa pengisian tidak normal, karena ini butuh waktu diagnosis dan bisa langsung memengaruhi kenyamanan perjalanan jauh kita,” imbuhnya.

Perawatan kendaraan tepat waktu bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga meminimalkan risiko kecelakaan. Persiapan sedini mungkin memberi ruang untuk memastikan semua sistem mobil berfungsi optimal sebelum menempuh perjalanan panjang.

Pewarta: Pamela Sakina
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: