Kalau di Jakarta, saya pastikan nggak ada
Jakarta (KABARIN) - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Cabang Jakarta mencatat nol kasus calo tiket selama periode mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Kalau di Jakarta, saya pastikan nggak ada. Sampai saat ini nggak ada kasus tentang calo tiket,” ujar Kepala Cabang Pelni Jakarta Antonius Lumban Gaol kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.
Gaol menyampaikan capaian tersebut dilatarbelakangi oleh kemudahan masyarakat untuk membeli tiket Pelni. Tiket Pelni dapat dipesan secara online di laman resmi Pelni, yakni www.pelni.co.id, aplikasi Pelni Mobile, contact center Pelni, hingga toko ritel modern yang telah menjadi mitra resmi Pelni.
“Kami juga menyiapkan 21 ribu seat, saya kira sangat cukup. Fasilitas pembelian tiket juga kan sangat gampang,” ujar Gaol.
Oleh karena itu, ia meminta kepada masyarakat untuk menghindari pembelian tiket dari calo untuk periode-periode liburan selanjutnya.
Selain itu, sebagai evaluasi dari pelaksanaan periode arus mudik Angkutan Lebaran Pelni, Gaol meminta kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan untuk mempersiapkan obat-obatan ringan.
“Karena kan pasti penumpang membludak, ya. Jadi, harus menjaga kesehatan,” ucap Gaol.
Diwartakan sebelumnya, Kepala PT Pelni (Persero) Cabang Kupang Kelas II Teguh Setiadi di Kupang, Rabu (19/3) menyampaikan menerima keluhan dari sejumlah penumpang yang tidak mendapatkan tiket kapal karena membeli melalui calo.
Bahkan, lanjut Teguh, terdapat penumpang yang rela membayar tiket kapal Pelni hingga Rp4 juta untuk empat orang, padahal harga aslinya hanya Rp1 jutaan saja.
Kejadian tersebut, tutur dia, cukup meresahkan masyarakat, khususnya pengguna kapal Pelni yang ingin bepergian untuk mudik.
Teguh melaporkan sejauh ini sudah ada ratusan pemudik yang terkena kasus penipuan oleh para calo.
Pemudik juga diimbau agar tidak terpengaruh dengan tawaran penjualan tiket dari media sosial, sebab beberapa kali kasus ada pemudik yang memesan tiket kapal Pelni melalui media sosial, dan akhirnya uangnya hilang karena penipuan.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026