News

ANTARA dan Kedubes Pakistan Jalin Kerja Sama Lawan Islamofobia

Jakarta (KABARIN) - Kantor Berita ANTARA dan Kedutaan Besar Pakistan di Jakarta sepakat untuk menjalin kerja sama dalam pertukaran berita untuk menyeimbangkan informasi secara global, terutama dalam melawan Islamofobia.

“Ada satu kantor berita sektor publik pemerintah yang juga berafiliasi dengan Pakistan APP. Kami akan melihat dengan siapa kami dapat menemukan kemitraan yang tepat dengan Anda,” kata Dubes Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri, saat berkunjung ke ANTARA Heritage Center di Jakarta, Kamis.

Menurut Dubes Chaudhri, Pakistan merupakan negara yang sangat vokal menentang Islamofobia dan menekankan bahwa dialog sangat penting dalam mengurangi Islamofobia serta mengatasinya secara langsung.

“Kami akan sangat senang bekerja sama dengan Anda. Jadi, kami akan berbagi konten dengan Anda. Kami juga akan melihat apakah kami dapat mengadakan beberapa pertemuan redaksi,” kata Dubes Chaudhri.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar mengatakan bahwa pihaknya ingin berbagi tentang bagaimana menangani Islamofobia, menyoroti bahwa cukup banyak yang tidak tahu kisah dan sejarah Islam yang sebenarnya.

“Mereka hanya mengatakan bahwa Islam tidak baik. Saya pikir kita harus menentang citra itu. Jadi kita berbagi informasi berita, bertukar berita tentang bagaimana kita dapat menangani Islamofobia,” ujar Benny.

Terkait terorisme, Dubes Chaudhri menyampaikan bahwa Pakistan adalah negara yang paling efektif dalam menangani masalah terorisme dengan memerangi terorisme itu sendiri.

“Kami telah memutuskan bahwa kami akan menyerang unsur-unsur teroris di mana pun mereka berada,’ ujar Dubes Pakistan itu, menyoroti bahwa Pakistan mengambil keputusan berdasarkan konsensus nasional bahwa Pakistan perlu melakukan semua hal dalam memerangi terorisme.

Meskipun begitu, Dubes Chaudhri menekankan bahwa Pakistan tetap mendukung setiap inisiatif yang mempromosikan perdamaian di kawasan dan di komunitas internasional, di mana kebijakan luar negeri Pakistan didasarkan pada hubungan persahabatan dengan semua negara.

“Pada saat yang sama, sementara kami berupaya untuk perdamaian, kami juga percaya bahwa kedaulatan nasional sangat penting, keamanan nasional sangat penting. Jadi, sambil berupaya untuk perdamaian, kami juga siap untuk membela diri terhadap agresi apa pun,” kata Dubes Chaudhri.

Indonesia dan Pakistan merupakan negara-negara yang menjunjung tinggi moderasi dan perdamaian baik secara regional maupun internasional dan bekerja sama erat secara bilateral maupun multilateral melalui organisasi internasional, menurut Dubes Chaudhri.

Dia menilai bahwa Indonesia dan Pakistan sedang memperluas hubungan kerja sama mereka, seperti di sektor kesehatan, pertahanan, ekonomi, pendidikan, hubungan antarmasyarakat, budaya, pariwisata dan lainnya.

“Saya harus mengatakan bahwa kita menyaksikan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan kepemimpinan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, kita menyaksikan transformasi lengkap dari hubungan yang sudah sangat baik antara kedua negara,” ujar Dubes Pakistan itu.

Pewarta: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: