Washington (KABARIN) - Dewan Perdamaian (Board of Peace BoP) dikabarkan menekan Hamas agar segera merampungkan rencana terkait demiliterisasi Jalur Gaza sebelum akhir pekan ini. Informasi ini muncul dari laporan sejumlah media internasional.
New York Times yang mengutip sumber pada Senin menyebutkan bahwa Amerika Serikat mendorong Hamas untuk menyerahkan hampir seluruh persenjataan yang dimilikinya. Tidak hanya itu, Hamas juga diminta memberikan peta lengkap jaringan terowongan bawah tanah yang ada di Gaza.
Rencananya, perwakilan dari kedua pihak akan bertemu di Mesir pada Selasa ini untuk membahas finalisasi kesepakatan tersebut. Namun jadwal pertemuan itu masih berpotensi berubah tergantung perkembangan situasi.
Sebelumnya pada November lalu, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa atau PBB telah mengesahkan Resolusi 2803 yang mendukung pelaksanaan rencana perdamaian Gaza yang disepakati Hamas dan Israel pada Oktober 2025.
Kemudian pada pertengahan Januari, utusan khusus Presiden Amerika Serikat Donald Trump yaitu Steve Witkoff mengumumkan dimulainya tahap kedua dari rencana perdamaian tersebut.
Tahap ini mencakup penarikan pasukan Israel dari Gaza, penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional, serta pembentukan pemerintahan baru di wilayah tersebut yang berada di bawah naungan BoP yang dipimpin oleh Trump.
BoP sendiri resmi diumumkan oleh Trump pada Januari dengan mengundang sekitar 50 negara untuk ikut terlibat. Pertemuan perdana lembaga ini digelar di Washington pada 19 Januari dan dihadiri perwakilan dari 20 negara.
Meski proses transisi menuju tahap baru rencana perdamaian terus berjalan, laporan di lapangan menyebutkan bahwa bentrokan antara kelompok pejuang Palestina dan pasukan Israel masih terus terjadi di Jalur Gaza.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026