Jakarta (KABARIN) - Pabrikan otomotif asal China, Jetour kembali mencatatkan sejarah baru melalui G700 Supreme Navigation Edition yang berhasil menyelesaikan latihan penyelamatan darurat dengan menyeberangi Sungai Minjiang sejauh sekitar 1,2 kilometer dalam waktu 10 menit.
Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah mengatakan bahwa pengujian ini dilakukan untuk menunjukkan bahwa inovasi yang dikembangkan Jetour tidak hanya berfokus pada performa, tetapi juga pada bagaimana teknologi dapat memberikan perlindungan nyata bahkan dalam kondisi ekstrem sekalipun.
“Ini merupakan bagian dari komitmen JETOUR dalam menghadirkan teknologi yang telah teruji secara nyata untuk mendukung kebutuhan mobilitas yang semakin beragam,” kata Moch Ranggy Radiansyah dalam keterangan resminya, Selasa.
Uji coba ini juga sekaligus menjadi pembuktian kemampuan teknologi yang tertanam pada kendaraan tersebut dalam menghadapi kondisi perairan ekstrem khas perairan setempat, sekaligus memperkuat fondasi perlindungan keselamatan yang komprehensif.
Dalam kegiatan ini, kendaraan tersebut juga mendapatkan tiga pengakuan sekaligus melalui kendaraan off-road produksi massal pertama di China yang menyeberangi Sungai Minjiang, yang pertama melakukan latihan darurat profesional di sungai tersebut, serta yang pertama menguji kemampuan perlindungan kendaraan di permukaan air.
Keberhasilan uji coba ini tidak terlepas dari peran teknologi yang terkandung di dalamnya yakni GAIA Complete Domain Intelligent Control System yang memungkinkan pengendalian secara real-time di berbagai kondisi medan baik kemampuan menaklukkan gunung maupun menyeberangi sungai.
Selain itu terdapat juga sistem canggih yang mereka sebut dengan Ark amphibious all-terrain sealing dan sudah memiliki standar IP68 untuk memastikan seluruh komponen tetap terlindungi saat terendam, sementara Super Ark 800V silicon carbide thruster menghasilkan daya dorong optimal untuk menghadapi arus deras.
Pengambilan lokasi uji coba nyata ini bukan tanpa alasan, menurut mereka, Sungai Minjiang dikenal memiliki karakter hidrologi yang menantang mulai dari arus deras di wilayah hulu, ngarai dalam di bagian tengah, hingga jaringan sungai dan lahan basah di hilir.
Area Houguan yang menjadi lokasi pengujian memiliki arus bercabang dengan pusaran dan arus bawah yang kompleks, dengan kecepatan aliran mencapai 2 m/detik dan kedalaman lebih dari 8 meter.
Pada saat pengujian, kondisi cuaca berkabut tebal, visibilitas rendah, serta gelombang ringan. Dalam situasi tersebut, kendaraan tetap mampu menjalankan berbagai manuver penyelamatan dan menuntaskan penyeberangan sejauh 1,2 kilometer dalam waktu sekitar 10 menit, membuktikan kesiapan teknologi untuk kebutuhan penyelamatan darurat di kondisi nyata.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026