News

Nadiem Makarim Jalani Sidang Kasus Chromebook Usai Sempat Alami Sakit

Jakarta (KABARIN) - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019–2024 Nadiem Makarim kembali menjalani sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Rabu, setelah sempat absen karena kondisi kesehatan.

Nadiem mengaku mengalami nyeri tubuh yang cukup parah pada Selasa sehingga tidak dapat menghadiri persidangan sebelumnya.

"Mohon maaf walaupun saya sangat ingin sidang, tapi tidak sanggup kemarin," ucap Nadiem di persidangan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jaksa penuntut umum yang telah membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Setelah menjalani penanganan medis, kondisinya diklaim mulai membaik sehingga bisa kembali hadir di sidang.

Namun berdasarkan rekomendasi dokter, Nadiem disebut masih perlu menjalani tindakan operasi. Karena itu, ia mengajukan permohonan agar status penahanannya dialihkan dari tahanan rutan menjadi tahanan rumah atau kota.

"Tujuannya agar saya bisa pulih dan tidak mengganggu jadwal sidang. Terima kasih, karena saya ingin sidang ini selesai juga secepat mungkin," ujarnya.

Kasus ini berkaitan dengan dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management pada periode 2019–2022.

Jaksa mendakwa proyek tersebut menyebabkan kerugian negara hingga Rp2,18 triliun. Kerugian itu berasal dari pengadaan perangkat yang dinilai tidak sesuai kebutuhan dan perencanaan.

Dalam perkara ini, Nadiem diduga bersama sejumlah pihak lain yang juga menjadi terdakwa, sementara satu orang lainnya masih berstatus buron.

Jaksa juga menyoroti aliran dana yang diduga terkait dengan pihak tertentu dalam ekosistem pengadaan, serta menyebut adanya dugaan penerimaan dana oleh Nadiem dari perusahaan terkait investasi teknologi.

Sidang akan terus berlanjut untuk mendalami peran masing-masing pihak dalam proyek yang menjadi fokus perkara ini.

Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: