Istanbul (KABARIN) - Sebuah rancangan nota kesepahaman antara Iran dan Amerika Serikat (AS) dilaporkan belum difinalisasi, bertentangan dengan sejumlah pemberitaan media Barat yang menyebut kesepakatan telah rampung.
Kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, mengutip sumber yang dekat dengan tim negosiasi Iran menyebutkan bahwa klaim mengenai kesepakatan yang sudah final dan hanya menunggu pengumuman resmi “tidak mencerminkan kenyataan”.
“teks tersebut belum difinalisasi”.
Sumber tersebut juga menegaskan bahwa Iran belum menyampaikan kepada mediator Pakistan bahwa draf kesepakatan telah selesai dibahas.
Ia menambahkan, apabila kesepakatan benar-benar final, pihak Iran akan segera mengumumkannya kepada mediator maupun publik.
“Sampai saat itu, setiap narasi dari sumber-sumber Barat yang mengeklaim persoalan ini telah final tidak dapat dipercaya,” kata sumber tersebut seperti dikutip Tasnim.
Sebelumnya, situs berita Axios melaporkan dengan mengutip pejabat Amerika Serikat bahwa kedua pihak telah mencapai kesepakatan awal terkait perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari sekaligus kerangka perundingan nuklir.
Namun, laporan tersebut juga menyebutkan bahwa Presiden AS Donald Trump belum memberikan persetujuan akhir, meski sebagian besar syarat dalam kesepakatan disebut telah disepakati oleh para negosiator dari kedua belah pihak.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026