Soul

Minat Haji Warga RI Naik Tajam, Melonjak 118,61 Persen hingga Mei 2026

Jakarta (KABARIN) - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mencatat antusiasme masyarakat Indonesia untuk menunaikan ibadah haji masih sangat tinggi. Hingga Mei 2026, jumlah pendaftar baru bahkan sudah melampaui target bulanan dan mencapai 118,61 persen.

Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah menyampaikan data tersebut dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Selasa. Ia menyebut lonjakan pendaftar ini menjadi sinyal positif bagi pengelolaan ekosistem haji nasional.

"Hingga posisi Mei 2026, instrumen administrasi kami mencatat jumlah pendaftar haji baru yang masuk telah mencapai 203.452 orang. Capaian ini merefleksikan tingginya kepercayaan publik untuk menitipkan dana penyiapan ibadah mereka," kata Fadlul.

Ia menjelaskan, tingginya jumlah pendaftar juga sejalan dengan pengelolaan dana haji yang terus tumbuh. Total dana kelolaan saat ini tercatat mencapai Rp181,731 triliun.

Dari sisi pengelolaan investasi, BPKH juga mencatat nilai manfaat sebesar Rp4,934 triliun atau setara 82,73 persen dari target. Tingkat imbal hasil investasi berada di angka 6,57 persen.

Untuk efisiensi, biaya operasional internal berhasil ditekan menjadi Rp182,84 miliar. Sementara itu, dana program kemaslahatan umat tersalurkan hampir maksimal dengan realisasi Rp99,99 miliar atau sekitar 95 persen dari anggaran.

Dalam rencana kerja dan anggaran tahun 2026, BPKH menargetkan total pendaftar tahunan mencapai 459.341 jamaah. Selain itu, dana kelolaan ditargetkan naik menjadi Rp204,287 triliun dengan nilai manfaat mencapai Rp14,534 triliun hingga akhir tahun.

Menanggapi capaian tersebut, Komisi VIII DPR RI meminta BPKH memperkuat manajemen risiko investasi serta melakukan evaluasi biaya operasional secara berkala setiap tiga bulan. Hal ini dinilai penting untuk menjaga keamanan dana jemaah yang terus meningkat.

Fadlul menegaskan bahwa secara umum kinerja BPKH sejauh ini berjalan baik, meski tetap ada sejumlah risiko yang harus terus diawasi bersama.

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: