Jakarta (KABARIN) - Produsen otomotif Amerika Serikat, Ford Motor Company menggunakan seekor beruang Kodiak terlatih berbobot sekitar 800 pon atau 363 kilogram untuk menguji kemampuan sistem keamanan terbaru pada pikap F-150 Platinum.
Dilaporkan Carscoops pada Selasa waktu setempat, beruang bernama Tag dilibatkan dalam demonstrasi yang dirancang untuk menunjukkan efektivitas paket keamanan terbaru Ford dalam mendeteksi upaya pembobolan kendaraan.
Dalam pengujian tersebut, Tag terlihat mengguncang kendaraan, mencakar panel bodi, memecahkan kaca, hingga berhasil membuka salah satu pintu pikap.
Ford memanfaatkan simulasi tersebut untuk memperlihatkan bagaimana sistem keamanan merespons berbagai bentuk gangguan fisik terhadap kendaraan.
Paket keamanan yang diuji mencakup sejumlah fitur seperti peringatan ketika terjadi penyusupan ke kabin, pintu dibuka tanpa izin, perangkat kendaraan dinonaktifkan, hingga ketika kendaraan bergerak secara tidak normal.
Selain itu, pemilik kendaraan dapat mengakses tayangan kamera secara jarak jauh, menyimpan rekaman ke penyimpanan awan (cloud), menonaktifkan fungsi starter melalui fitur Start Inhibit, serta menghubungi pusat layanan keamanan khusus yang disediakan Ford.
Ford menilai teknologi tersebut dapat membantu pemilik kendaraan mengurangi risiko pencurian dan memberikan pemantauan yang lebih baik terhadap kondisi kendaraan.
Meski demikian, demonstrasi menggunakan beruang dinilai lebih bersifat atraktif dibandingkan menggambarkan ancaman pencurian kendaraan yang sesungguhnya saat ini.
Pencurian mobil modern umumnya tidak lagi mengandalkan perusakan fisik seperti memecahkan kaca atau membongkar pintu.
Pelaku kini lebih sering menggunakan metode elektronik seperti relay attack, penguat sinyal kunci, kloning kunci digital, hingga eksploitasi jaringan Controller Area Network (CAN-bus) kendaraan.
Karena itu, meski pengujian tersebut menunjukkan kemampuan sistem dalam mendeteksi gangguan fisik, efektivitasnya terhadap metode pencurian elektronik yang semakin canggih belum diperlihatkan dalam demonstrasi tersebut.
Aspek lain yang turut menjadi sorotan adalah kebutuhan konektivitas digital untuk mengakses sebagian besar fitur keamanan tersebut.
Banyak fungsi dalam paket keamanan Ford mengharuskan kendaraan terhubung dengan ekosistem layanan digital perusahaan, termasuk penggunaan layanan berlangganan, koneksi internet kendaraan, serta pengumpulan data operasional kendaraan.
Praktik tersebut sejalan dengan tren industri otomotif modern yang semakin mengandalkan layanan terkoneksi (connected services) untuk menghadirkan berbagai fitur tambahan bagi konsumen.
Ford bukan satu-satunya produsen yang menerapkan pendekatan tersebut. Sejumlah pabrikan global lainnya juga mengembangkan layanan serupa yang memanfaatkan data kendaraan untuk mendukung fitur keamanan, pemeliharaan, maupun layanan digital lainnya.
Terlepas dari perdebatan mengenai privasi data, demonstrasi tersebut berhasil menarik perhatian publik terhadap teknologi keamanan terbaru Ford.
Namun, sosok yang paling mencuri perhatian dalam acara tersebut justru Tag, beruang Kodiak yang berhasil menunjukkan kemampuannya "membobol" sebuah Ford F-150.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026