Jakarta (KABARIN) - Jenama otomotif asal Italia, Lamborghini menghadirkan secuplik bocoran terkait kendaraan Urus terbaru yang memiliki performa buas sebelum debut resminya pada 1 Juli 2026.
CarsCoops pada Kamis (25/6) waktu setempat melaporkan, Lamborghini Urus terbaru ini merupakan babak baru yang sedang dilakukan oleh jenama tersebut yang bakal memadukan inovasi mutakhir dengan adrenalin murni.
Meski demikian, perusahaan itu masih menutup rapat terkait spesifikasi penting yang nantinya dimiliki oleh Urus generasi terbaru.
Hanya saja, dari cuplikan yang tersebar di dunia maya, Urus terbaru ini, hadir dengan spoiler serat karbon pada bagian atas yang masih identik dengan varian sebelumnya.
Di bagian lain, model ini menampilkan lampu belakang yang diperbarui dan ventilasi palsu seperti yang terdapat pada Urus SE serta penggunaan atap yang memanfaatkan serat karbon.
Meskipun gambar teaser hanya menunjukkan sebagian bagian belakang, foto mata-mata sebelumnya telah menunjukkan bahwa crossover ini akan memiliki bagian depan yang berevolusi dengan palang dan kisi-kisi yang direvisi.
Hal ini disertai dengan saluran masuk udara yang diperbarui dan desain lampu daytime running light yang baru.Selain itu, terdapat juga bumper belakang, diffuser, dan knalpot yang baru.
Jika merujuk pada varian sebelumnya, kendaraan ini membawa mesin berkapasitas V8 4.0 liter twin-turbo dengan tenaga 657 hp (490 kW / 666 PS) dan torsi 627 lb-ft (850 Nm), model yang diperbarui akan mengadopsi powertrain plug-in hybrid baru .
Sistem ini kemungkinan akan menyerupai yang terdapat pada Urus SE, yang menggabungkan mesin V8 tersebut dengan paket baterai 25,9 kWh dan motor listrik yang terintegrasi ke dalam transmisi otomatis delapan percepatan.
Ini memberi SE output gabungan sebesar 789 hp (588 kW / 800 PS), jangkauan listrik murni sejauh 35 mil (56 km), dan waktu akselerasi 0-62 mph (0-100 km/h) dalam 3,4 detik.
Meskipun demikian, Performante tidak diragukan lagi akan lebih cepat, lebih ringan, dan lebih bertenaga.
Meskipun sistem penggerak hibrida plug-in memiliki bobot yang lebih berat, penggunaan serat karbon yang ekstensif seharusnya membantu mengurangi dampak negatifnya. Pada model lama, material ringan ini membantu menghemat bobot hingga 104 lbs (47 kg).
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026