Money

Airlangga: IEU-CEPA Masuk Tahap Krusial, Tunggu Restu Dewan UE

Kami menargetkan proses ratifikasi IEU-CEPA dapat diselesaikan pada semester II 2026 sehingga implementasinya dapat dimulai pada awal 2027

Jakarta (KABARIN) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa proses Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) kini memasuki tahap krusial setelah Komisi Eropa mengajukan usulan penandatanganan dan pengesahan (conclusion) IEU-CEPA serta Investment Protection Agreement (IPA) kepada Dewan Uni Eropa.

Airlangga menyebut langkah tersebut menjadi tonggak penting dalam penyelesaian perjanjian dagang yang telah lama dinegosiasikan antara Indonesia dan Uni Eropa.

“Presiden RI Prabowo Subianto berharap hal ini dapat menjadi game changer bagi pasar global. Ketika Indonesia dan Uni Eropa bekerja sama mengembangkan pasar, saya yakin kita dapat membawa skala pertumbuhan yang signifikan ke Uni Eropa dan ke kawasan Indo-Pasifik,” kata Airlangga di Jakarta, Jumat.

Setelah masuk ke Dewan Uni Eropa, IEU-CEPA dan IPA akan dibahas untuk memperoleh persetujuan. Jika disetujui, tahap berikutnya adalah pembahasan di Parlemen Eropa sebelum pengesahan final dan pemberlakuan resmi.

Di sisi lain, pemerintah Indonesia juga terus menyiapkan proses ratifikasi agar implementasi dapat berjalan sesuai target. Pemerintah menargetkan ratifikasi rampung pada semester II 2026, sehingga perjanjian bisa mulai diterapkan pada awal 2027.

Airlangga menilai IEU-CEPA akan membuka peluang besar bagi peningkatan ekspor, investasi, dan daya saing industri nasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai global.

Uni Eropa sendiri akan menghapus bea masuk terhadap 98,5 persen pos tarif serta membuka peluang investasi di berbagai sektor strategis, sementara Indonesia diharapkan memperoleh akses pasar yang lebih luas dan arus investasi yang meningkat.

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: