Jakarta (KABARIN) - Masalah kesehatan seperti infeksi saluran pernapasan, demam, dan gangguan pencernaan bisa terjadi pada anak saat mudik Lebaran.
Dokter spesialis anak subspesialis respirologi Dr. dr. Nastiti Kaswandani Sp.A (K) mengingatkan orang tua untuk memperhatikan tanda-tanda masalah kesehatan serius pada anak ketika perjalanan jauh ke kampung halaman.
Ia mengatakan gejala seperti batuk parah sampai sesak napas atau demam tinggi di atas 39 derajat Celsius bisa jadi pertanda anak sedang mengalami kondisi serius.
"Kalau dia gangguan pencernaan diare dan muntah yang sampai membuat dehidrasi itu juga tanda-tanda serius," katanya.
"Yang banyak terjadi pada anak-anak, kalau kita tidak memperhatikan, salah makan misalnya, kemudian muntah, mencret, kemudian dehidrasi, itu bisa jadi berbahaya," ia menambahkan.
Untuk mencegah gangguan kesehatan selama mudik, dr. Nastiti menyarankan orang tua memastikan anak cukup minum dan kebutuhan cairannya terpenuhi agar tidak sampai mengalami dehidrasi.
Selama perjalanan, ia menyarankan sebisa mungkin menjaga anak agar tidak terlalu dekat dengan orang yang sedang sakit seperti batuk atau pilek.
"Kita lengkapi atau kita lindungi tubuh kita dengan menggunakan masker dan perilaku hidup bersih sehat seperti mencuci tangan, nutrisi yang cukup, istirahat yang cukup. Dan jauhi yang sakit, gunakan masker jika ada yang sakit," katanya.
Selain itu, orang tua sebaiknya membawa obat-obatan yang biasa dikonsumsi anak saat sakit.
Perencanaan perjalanan juga penting, seperti memilih waktu mudik yang tidak macet, menjadwalkan istirahat yang cukup, serta menyiapkan bekal makanan, minuman, dan obat-obatan yang memadai.
Sumber: ANTARA