Trump Sebut Iran Izinkan 10 Kapal Minyak Lintasi Hormuz

waktu baca 2 menit

Washington (KABARIN) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut Iran telah memberi izin kepada 10 kapal tanker minyak untuk melintasi Selat Hormuz. Ia menganggap langkah itu sebagai sinyal positif di tengah hubungan yang masih tegang.

Pernyataan tersebut disampaikan saat rapat kabinet di Gedung Putih. Trump menilai keputusan Iran itu jadi tanda bahwa komunikasi antara kedua pihak mulai menunjukkan arah yang serius meski dilakukan secara tidak langsung.

Menurutnya, perkembangan ini memperlihatkan bahwa pihak Amerika sedang berhubungan dengan negosiator yang tepat, walau ia tidak menjelaskan secara rinci siapa yang terlibat.

"Sepertinya kami sedang berurusan dengan orang yang tepat," ujar Trump.

Ia juga menjelaskan bahwa awalnya Iran mengizinkan delapan kapal tanker besar sebagai bentuk bukti keseriusan mereka dalam menjalin komunikasi.

"Mereka berkata, 'Untuk menunjukkan fakta kepada kalian bahwa kami nyata dan solid serta benar-benar hadir, kami akan memberi kalian delapan kapal minyak, delapan kapal, delapan kapal minyak besar. Mereka benar dan mereka nyata,'" kata Trump.

Trump menambahkan, Iran kemudian mengirim dua kapal tambahan sebagai bentuk permintaan maaf atas pernyataan sebelumnya.

Di sisi lain, ia memberi sinyal bahwa Amerika masih memiliki opsi lain terkait minyak Iran, termasuk kemungkinan mengambil alih pasokan tersebut.

"Maksud saya, saya tidak akan membicarakannya, tetapi itu adalah sebuah opsi," ucapnya.

Dalam pernyataan terpisah, Mohammad Ishaq Dar menyebut komunikasi antara Amerika Serikat dan Iran berlangsung lewat jalur tidak langsung dengan bantuan Pakistan sebagai perantara.

Situasi ini terjadi setelah ketegangan meningkat sejak serangan udara besar yang dilakukan Amerika Serikat bersama Israel ke Iran pada akhir Februari, yang sempat mengganggu distribusi minyak dunia dan memicu kenaikan harga global.

Sumber: Xinhua

Bagikan

Mungkin Kamu Suka