1.700 Personel Dikerahkan untuk Amankan Laga FIFA Series di GBK

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Sebanyak 1.700 personel gabungan disiapkan untuk mengawal jalannya pertandingan final FIFA Series 2026 yang mempertemukan Indonesia melawan Bulgaria di Gelora Bung Karno, Jakarta.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold EP Hutagalung mengatakan pengamanan dilakukan demi memastikan pertandingan berjalan aman dan nyaman bagi seluruh penonton.

"Kami akan menjaga keamanan para suporter yang menonton di GBK, agar semua pihak dapat menjaga keamanan dan ketertiban di lokasi pertandingan," kata Reynold di Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan ribuan personel tersebut berasal dari berbagai unsur, mulai dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, hingga pihak terkait lainnya.

Petugas akan disebar di sejumlah titik penting kawasan GBK seperti pintu masuk, area tribun, hingga lingkungan sekitar kawasan Senayan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Pertandingan sendiri dijadwalkan berlangsung dalam dua laga, yakni perebutan tempat ketiga antara Solomon melawan Saint Kitts and Nevis pada pukul 15.30 WIB, serta partai final Indonesia kontra Bulgaria pada pukul 20.00 WIB.

Reynold juga mengingatkan penonton agar tidak membawa barang berbahaya atau terlarang ke dalam stadion seperti petasan, flare, senjata tajam, narkoba, maupun minuman beralkohol.

Ia berharap seluruh suporter bisa menikmati pertandingan dengan tertib dan menjaga suasana tetap kondusif.

"Kami berharap para suporter tetap santun dan tidak sampai terjadi anarkisme atau perusakan fasilitas umum," tutur Reynold.

Untuk mengantisipasi kepadatan, rekayasa lalu lintas di sekitar Senayan akan diberlakukan secara situasional. Pengguna jalan juga diimbau mencari jalur alternatif agar terhindar dari kemacetan saat laga berlangsung.

Di sisi lain, aparat keamanan menegaskan akan bertindak tegas terhadap pelanggaran seperti penggunaan flare, petasan, senjata tajam, hingga narkoba, namun tetap mengutamakan pendekatan humanis.

"Kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan, tetap humanis. Kita layani saudara-saudara kita yang akan menonton pertandingan sepak bola. Tidak ada penggunaan gas air mata tanpa ada perintah pimpinan, dan tidak ada yang membawa senjata api dalam pengamanan," tegas Reynold.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka