Macron Ajak Sejumlah Negara Perkuat Kemandirian Tanpa Ketergantungan pada AS

waktu baca 2 menit

Moskow (KABARIN) - Presiden Prancis Emmanuel Macron mengajak sejumlah negara untuk memperkuat kerja sama dan mengurangi ketergantungan pada Amerika Serikat. Seruan itu disampaikan saat ia bertemu mahasiswa di Universitas Yonsei.

Dalam kesempatan tersebut, Macron menyinggung pentingnya membangun jalur baru yang lebih mandiri bagi negara negara seperti Prancis, Korea Selatan, Jepang, Kanada, Brasil, hingga Australia.

"Dengan agenda seperti itu, yang dianut oleh Korea Selatan, Prancis, dan negara-negara Eropa lainnya, Kanada, Jepang, India, Brasil, Australia, kita mulai memiliki semacam jalan ketiga (yang independen dari AS)," kata Macron.

Ia juga mengingatkan bahwa ketergantungan berlebihan pada Washington bisa berdampak negatif, terutama jika kebijakan AS berubah ubah.

Sinyal serupa juga terlihat di kawasan Eropa. Laporan dari Bloomberg menyebut para pemimpin Eropa mulai mempertimbangkan langkah untuk mengambil jarak dari AS, termasuk dalam isu militer terkait Iran.

Situasi ini semakin memanas setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan tengah mempertimbangkan keluar dari NATO. Pernyataan itu muncul karena aliansi tersebut tidak mendukung rencana operasi militer AS terhadap Iran.

Sejumlah laporan media seperti Politico bahkan menyebut ada kekhawatiran di Eropa bahwa NATO mulai kehilangan soliditas. Para pemimpin Eropa disebut diam diam mulai membahas langkah antisipasi jika AS benar benar keluar dari aliansi tersebut.

Kondisi ini menunjukkan adanya perubahan arah dalam hubungan global, di mana sejumlah negara mulai mempertimbangkan untuk lebih mandiri dalam menentukan kebijakan strategis mereka.

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka