Jakarta (KABARIN) - Kabar baik datang dari Jakarta Selatan. Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Selatan mulai mendistribusikan sebanyak 118 alat bantu dengar (hearing aid) gratis untuk warga yang membutuhkan di 10 kecamatan.
"Pendistribusian alat bantu dengar tersebut merupakan tindak lanjut dari permohonan warga. Data penerima dihimpun dari masing-masing kecamatan," kata Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan Bernard Tambunan di Jakarta, Jumat.
Sebelum alat bantu dengar dibagikan, para penerima terlebih dahulu menjalani proses pemeriksaan, termasuk pengukuran lingkar telinga. Hal ini dilakukan agar alat yang diberikan benar-benar sesuai dan bisa berfungsi maksimal untuk membantu pendengaran.
Distribusi bantuan ini sudah berjalan sejak awal April 2026. Adapun sebaran penerimanya cukup merata di berbagai wilayah Jakarta Selatan.
"Untuk Kecamatan Pasar Minggu sebanyak 10 orang, Jagakarsa 12 orang, dan Cilandak enam orang. Untuk Kecamatan Mampang Prapatan satu orang, Setiabudi delapan orang, Kebayoran Baru sebanyak 29 orang, Kebayoran Lama 13 orang, Pesanggrahan sembilan orang, Pancoran tujuh orang, dan Kecamatan Tebet mencapai 23 orang," papar Bernard.
Bantuan ini tentunya tidak diberikan sembarangan. Para penerima sudah melalui proses verifikasi ketat, mulai dari melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), surat pengantar dari RT/RW, hingga terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
"Kelengkapan persyaratan ini bertujuan agar bantuan tepat sasaran, bagi warga kurang mampu yang benar-benar membutuhkan," tutur Bernard.
Lewat program ini, Sudinsos berharap para penerima bisa lebih percaya diri dan maksimal dalam menjalani aktivitas sehari-hari, terutama dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
"Kami terus mengupayakan agar warga yang membutuhkan dapat memperoleh bantuan. Kami mengimbau masyarakat yang membutuhkan untuk segera mengajukan permohonan melalui kecamatan atau langsung ke Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan," ungkap Bernard.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan makin banyak warga yang terbantu dan punya kesempatan lebih besar untuk meningkatkan kualitas hidupnya.
Sumber: ANTARA