Jepang-Filipina Perkuat Kerja Sama Keamanan di Tengah Ketegangan dengan China

waktu baca 2 menit

Tokyo (KABARIN) - Jepang dan Filipina dijadwalkan mengumumkan dimulainya negosiasi resmi terkait pakta berbagi intelijen keamanan pada Kamis. Langkah itu dilakukan di tengah meningkatnya kekhawatiran kedua negara terhadap aktivitas militer China di kawasan Indo-Pasifik.

Dalam pertemuan di Tokyo, Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. juga disebut akan menyepakati peningkatan hubungan bilateral menjadi kemitraan strategis komprehensif.

Kedua pemimpin dijadwalkan menggelar konferensi pers bersama dan merilis pernyataan resmi usai pertemuan tersebut.

Jepang dan Filipina yang sama-sama menjadi sekutu dekat Amerika Serikat memang terus memperkuat kerja sama pertahanan dalam beberapa tahun terakhir.

Peningkatan hubungan itu terjadi seiring makin intensnya aktivitas maritim China di kawasan Indo-Pasifik.

China sendiri mengklaim wilayah Kepulauan Senkaku di Laut China Timur yang saat ini dikuasai Jepang. Selain itu, Beijing juga mengklaim hampir seluruh wilayah Laut China Selatan yang menjadi area sengketa dengan beberapa negara, termasuk Filipina.

Dalam beberapa kesempatan, kapal penjaga pantai China dan Filipina juga sempat terlibat insiden di wilayah perairan sengketa tersebut.

Pakta yang sedang dibahas kedua negara dikenal sebagai GSOMIA atau General Security of Military Information Agreement. Perjanjian itu mengatur perlindungan informasi militer bersama agar tidak bocor ke pihak lain.

Jepang sebelumnya sudah memiliki perjanjian serupa dengan Australia, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.

Pada Januari lalu, Jepang dan Filipina juga telah menandatangani pakta dukungan logistik pertahanan untuk mempermudah distribusi pasokan militer.

Selain itu, perjanjian akses timbal balik kedua negara mulai berlaku sejak September tahun lalu untuk mempercepat pengerahan pasukan dalam latihan gabungan maupun operasi bantuan bencana.

Kunjungan kenegaraan Ferdinand Marcos Jr. ke Jepang yang berlangsung hingga Jumat juga bertepatan dengan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara.

Sumber: KYO

Bagikan

Mungkin Kamu Suka