Kinshasa (KABARIN) - Lima pasien yang terinfeksi virus Ebola Bundibugyo telah sembuh di Bunia, ibu kota Provinsi Ituri di Republik Demokratik (RD) Kongo timur laut, menurut otoritas kesehatan pada Minggu (31/5).
Empat di antara para pasien yang telah pulih, yang semuanya merupakan tenaga kesehatan, telah dipulangkan pada Minggu dari sebuah pusat perawatan untuk Ebola di Bunia setelah dua kali menunjukkan hasil tes negatif untuk Ebola, sementara pasien lainnya, seorang pekerja laboratorium, telah kembali ke rumah, menurut Institut Kesehatan Masyarakat Nasional RD Kongo.
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus hadir di Bunia untuk meresmikan pusat perawatan Ebola yang baru dan menyambut baik kesembuhan para pasien tersebut.
"Kami masih terus mengembangkan vaksin dan pengobatan, tetapi itu tidak berarti orang tidak dapat sembuh dari Ebola," ujar Tedros.
Para pasien tersebut sembuh seiring RD Kongo meningkatkan pengujian laboratorium dan penanganan kasus di area-area yang terdampak. Menteri Kesehatan RD Kongo Roger Kamba pada Sabtu (30/5) mengatakan bahwa tidak ada sampel yang masih menunggu pengujian laboratorium, seraya menekankan bahwa tim respons terus melakukan pemantauan, pelacakan kontak, dan verifikasi kasus.
Kementerian Kesehatan RD Kongo pada Minggu mengatakan bahwa 263 kasus terkonfirmasi telah dilaporkan di negara tersebut per 29 Mei, termasuk 42 kematian di antara kasus-kasus terkonfirmasi.
Direktur Jenderal Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) Afrika Jean Kaseya pada Minggu menuturkan bahwa lebih dari 1.100 hasil tes masih tertunda per 30 Mei.
Sumber: Xinhua