Dokter Jelaskan Manfaat Kompres Hangat dan Dingin untuk Kesehatan Mata

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Dokter spesialis mata lulusan Universitas Padjadjaran Tri Wahyu menjelaskan bahwa kompres hangat maupun dingin dapat digunakan sebagai terapi pendukung untuk membantu meredakan berbagai keluhan pada mata.

Dalam sebuah diskusi mengenai kesehatan kelopak mata di Jakarta, Rabu, Tri mengatakan kompres hangat sangat bermanfaat untuk mengatasi mata kering yang sering dialami akibat terlalu lama menatap layar gawai, berada di ruangan ber-AC, atau terpapar debu, angin, dan asap.

"Untuk teman-teman yang mungkin sering mengalami mata kering karena lama di depan monitor, lama di ruang ber-AC, sering terkena debu, angin, asap ini (kompres hangat) sangat membantu meredakan," kata Tri.

Ia menjelaskan kompres hangat juga dapat membantu meredakan peradangan ringan, mata lelah, hingga kondisi mata berair. Selain itu, metode ini membantu membuka saluran minyak di kelopak mata sehingga dapat mengurangi penyumbatan yang memicu bintitan atau pembengkakan.

Sementara itu, kompres dingin lebih dianjurkan untuk mengatasi bengkak atau memar pada kelopak mata akibat benturan. Menurutnya, suhu dingin membantu mempercepat penyempitan pembuluh darah sehingga pembengkakan lebih cepat mereda.

"Kompres dingin supaya bengkakn lebih cepat reda, pembuluh darahnya yang bocor itu lebih cepat menutup,” kata Tri menjelaskan.

Tri menambahkan, kedua metode tersebut aman dilakukan karena bersifat non invasif dan dapat digunakan sebagai perawatan pendukung. Kompres dapat dilakukan dua hingga tiga kali sehari dengan durasi sekitar 5 sampai 10 menit setiap sesi.

Ia menyarankan kompres dilakukan dengan mata tertutup menggunakan handuk bersih, eye patch, atau alat bantu lain yang sesuai untuk menjaga kenyamanan dan kebersihan area mata.

Namun, ia mengingatkan agar masyarakat tetap waspada jika keluhan tidak kunjung membaik atau sering muncul di lokasi yang sama, karena perlu pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter untuk memastikan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka