Prabowo Pecat Pejabat BGN: "Saya Tak Mau Uang Rakyat Dicuri"

waktu baca 2 menit

Saya tidak mau uang rakyat dicuri dan tidak ada pengecualian. Saya katakan, berat bagi saya waktu saya tanda tangan, berat. Ini orang yang saya angkat..

Jakarta (KABARIN) - KPresiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa setiap kebijakan pemerintah, termasuk keputusan pergantian pejabat di Badan Gizi Nasional (BGN), harus berlandaskan pada kepentingan rakyat.

Dalam sambutannya pada acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition di Sentul, Bogor, Rabu, Prabowo menyebut keputusan mencopot sejumlah pejabat bukanlah hal yang mudah, terutama karena mereka sebelumnya merupakan orang-orang yang ia percayai.

Namun, ia menegaskan langkah tersebut diambil setelah menerima laporan adanya dugaan kekurangan, kejanggalan, hingga indikasi penyimpangan dalam lembaga tersebut.

“Yang jelas, mengganti mereka itu tidak ringan bagi saya. Tapi, saya ingat kata-kata almarhum ayahanda saya, Profesor Soemitro… ‘kalau kau dalam keadaan bingung, berpihaklah selalu kepada rakyatmu’,” ujar Prabowo.

Ia menambahkan bahwa prinsip tersebut menjadi pegangan dalam mengambil keputusan terkait restrukturisasi di BGN, meskipun secara personal keputusan itu terasa berat.

Prabowo juga menegaskan dirinya tidak akan memberikan banyak komentar terkait proses hukum yang sedang berjalan, guna menghindari kesan intervensi terhadap aparat penegak hukum.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya integritas dalam kepemimpinan birokrasi. Menurutnya, pemerintah tidak akan mentoleransi pejabat yang tidak kompeten atau menyalahgunakan kepercayaan negara.

“Saya tidak mau uang rakyat dicuri dan tidak ada pengecualian,” tegasnya.

Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan setiap penggunaan uang negara benar-benar diarahkan bagi kepentingan masyarakat luas dan peningkatan kesejahteraan publik.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka