News

Bahlil Pastikan Stok Energi RI Masih Aman Meski Timur Tengah Memanas

Jakarta (KABARIN) - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memastikan konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran belum berdampak pada pasokan energi Indonesia. Ia menegaskan kondisi bahan bakar minyak di dalam negeri masih stabil.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta. Saat ditanya soal efek perang di Timur Tengah terhadap ketersediaan BBM nasional, ia menjawab singkat.

"Kalau sampai dengan sekarang, belum terganggu BBM," katanya.

Meski begitu, Bahlil mengingatkan situasi bisa berubah jika konflik berlangsung lama. Dalam satu sampai dua bulan ke depan pasokan disebut masih aman. Namun ia mengakui dampak terhadap rantai distribusi global hampir pasti terjadi bila perang berkepanjangan.

"Tetapi, ke depan kan pasti kalau perangnya lama, pasti akan berdampak. Itu sudah pasti," ujarnya.

Pemerintah, kata Bahlil, sudah membahas langkah antisipasi lewat Dewan Energi Nasional. Dari hasil pembahasan itu diketahui sekitar seperempat impor minyak mentah Indonesia berasal dari kawasan Timur Tengah dan melewati jalur strategis Selat Hormuz yang kini berada dalam penjagaan ketat pihak Iran.

Sebagai langkah pencegahan, pemerintah mulai mengalihkan sebagian impor minyak mentah ke Amerika Serikat dan sejumlah negara lain yang tidak melalui jalur tersebut. Strategi ini disiapkan untuk menghindari gangguan distribusi jika situasi di kawasan konflik makin panas.

"Dari 25 persen itu kita sudah mengalihkan antisipasinya ke Amerika atau ke daerah negara-negara yang tidak ada kaitannya dengan Selat Hormuz," ujarnya.

Untuk kebutuhan elpiji, Bahlil memastikan stoknya juga aman. Sementara impor bensin yang masih dilakukan Indonesia sebagian besar berasal dari Asia Tenggara sehingga relatif tidak terdampak gejolak di Timur Tengah.

Dengan skema pengamanan pasokan tersebut, pemerintah menilai kondisi energi nasional saat ini tetap terkendali dan belum ada gangguan berarti.

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: