Jakarta (KABARIN) - Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta menyampaikan rasa duka atas wafatnya prajurit Indonesia yang bertugas sebagai penjaga perdamaian dalam misi UNIFIL.
Ucapan belasungkawa tersebut disampaikan melalui media sosial resmi kedutaan pada Senin. Dalam pernyataannya, pihak Iran juga mengecam insiden yang menyebabkan korban jiwa tersebut.
"Kami dengan tegas mengutuk tindakan keji ini, yang merupakan akibat langsung dari agresi berkelanjutan Israel, yang dilakukan dengan keterlibatan dan dukungan penuh dari Amerika Serikat," demikian pernyataan tersebut.
Pihak kedutaan menilai bahwa serangan terhadap personel penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan tidak boleh dibiarkan tanpa konsekuensi.
Di sisi lain, pemerintah Indonesia juga menyampaikan kecaman atas insiden tersebut dan meminta dilakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap kejadian sebenarnya.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu) RI menjelaskan bahwa prajurit dari Kontingen Garuda gugur akibat serangan artileri di sekitar area penugasan di wilayah Lebanon selatan pada Minggu (29/3).
Peristiwa tersebut terjadi di dekat wilayah Adchit Al Qusayr yang menjadi lokasi penempatan pasukan perdamaian Indonesia dalam misi internasional.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026