Jakarta (KABARIN) - Menikmati secangkir teh pada pagi atau sore hari sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Selain memberikan rasa nyaman, waktu mengonsumsi teh ternyata juga dapat memengaruhi manfaat kesehatan yang diperoleh tubuh.
Kepala Ahli Gizi Marengo Asia Hospitals Gurugram, Parul Yadav, mengatakan teh di pagi maupun sore hari sama-sama bermanfaat, asalkan disesuaikan dengan kebutuhan tubuh masing-masing.
“Sebagai seorang ahli gizi, saya pikir teh pagi dan teh sore bisa baik, jika memilihnya berdasarkan kebutuhan tubuh Anda,” kata Parul, seperti dikutip dari Hindustan Times.
Menurutnya, minum teh pada pagi hari dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan mengaktifkan metabolisme tubuh. Teh yang mengandung kafein, seperti teh hitam dan masala chai, mampu memberikan dorongan energi sehingga tubuh terasa lebih segar dan fokus setelah bangun tidur.
Sementara itu, teh hijau dikenal kaya antioksidan yang berpotensi mendukung kesehatan jantung sekaligus membantu proses metabolisme. Teh hitam dan chai tradisional juga dinilai efektif menjaga konsentrasi saat menjalani aktivitas yang padat di pagi hari.
Meski demikian, Parul mengingatkan agar tidak mengonsumsi teh yang terlalu pekat dalam kondisi perut kosong karena dapat memicu rasa mual atau ketidaknyamanan pada lambung.
“Jangan minum teh yang terlalu pekat saat perut kosong karena dapat menyebabkan rasa mual atau ketidaknyamanan pada lambung,” ujarnya.
Ia menyarankan teh pagi dikonsumsi bersama sarapan atau camilan ringan. Selain itu, teh herbal seperti teh jahe dan teh lemon juga bisa menjadi pilihan karena membantu pencernaan serta menjaga hidrasi tubuh.
Berbeda dengan pagi hari, teh yang dikonsumsi pada sore atau malam lebih berfungsi untuk membantu tubuh rileks setelah beraktivitas seharian. Namun, Parul mengingatkan agar menghindari teh dengan kandungan kafein tinggi menjelang malam karena dapat mengganggu kualitas tidur dan memicu rasa gelisah.
Sebagai gantinya, ia merekomendasikan teh herbal tanpa kafein seperti chamomile, peppermint, lavender, dan tulsi atau kemangi suci.
Teh chamomile diketahui dapat membantu tubuh lebih tenang sekaligus meningkatkan kualitas tidur. Sementara teh tulsi dipercaya membantu mengelola stres dan mendukung sistem kekebalan tubuh.
Di sisi lain, teh peppermint juga bermanfaat untuk meredakan gangguan pencernaan dan mengurangi perut kembung setelah makan malam.
Parul menegaskan tidak ada aturan mutlak mengenai waktu terbaik untuk minum teh karena kebutuhan setiap orang berbeda. Faktor gaya hidup, sensitivitas terhadap kafein, dan tujuan kesehatan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan waktu konsumsi.
Jika membutuhkan tambahan energi dan fokus, teh di pagi hari bisa menjadi pilihan yang tepat. Namun, bagi yang ingin bersantai dan mendapatkan tidur lebih berkualitas, teh herbal pada sore atau malam hari lebih dianjurkan.
“Yang terpenting, konsumsi teh dalam jumlah yang wajar karena terlalu banyak minum teh dapat menyebabkan dehidrasi, meningkatkan asam lambung, atau mengganggu kualitas tidur,” kata Parul.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026