Kanker Kini Bisa Disembuhkan, Menkes Ajak Masyarakat Berani Deteksi Dini

waktu baca 2 menit

Kanker itu bisa disembuhkan, tetapi harus dengan deteksi dini. Oleh karena itu datanglah ke fasilitas kesehatan (faskes) untuk deteksi dini, jangan takut

Jakarta (KABARIN) - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengajak para penyintas kanker dan masyarakat luas untuk tetap optimistis. Menurutnya, kanker sekarang bukan lagi vonis akhir karena sudah bisa disembuhkan dan dicegah lewat deteksi sejak dini.

"Kanker itu bisa disembuhkan, tetapi harus dengan deteksi dini. Oleh karena itu datanglah ke fasilitas kesehatan (faskes) untuk deteksi dini, jangan takut," kata Menkes Budi Gunadi Sadikin saat peringatan Hari Kanker Sedunia di Jakarta, Rabu.

Ia mengingatkan bahwa kanker masih menjadi ancaman serius. Setiap dua menit, satu orang meninggal akibat penyakit ini. Karena itu pemerintah terus mendorong program deteksi dini melalui Cek Kesehatan Gratis atau CKG.

"Setiap dua menit saya bicara, satu orang meninggal karena kanker. Kanker payudara menjadi pembunuh nomor satu di Indonesia. Untuk itu ada CKG bagi 280 juta masyarakat Indonesia, di dalamnya ada skrining kanker payudara," ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Menkes juga menyapa perempuan Indonesia yang masih ragu melakukan pemeriksaan. Ia menegaskan tidak perlu takut, karena semakin cepat kanker terdeteksi, peluang sembuh justru makin besar.

"Kita punya 10 ribu puskesmas yang punya skrining kanker, dan kanker serviks sekarang juga ada vaksinasi Human Papillomavirus (HPV)," ucap Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Saat ini, angka partisipasi skrining masih jauh dari harapan. Baru sekitar empat juta perempuan yang memeriksakan diri, padahal targetnya mencapai 40 juta orang. Kondisi ini membuat Menkes mendorong pemerintah daerah untuk lebih aktif mengajak masyarakat datang ke puskesmas.

"Baru 4 juta dari 40 juta yang datang ke puskesmas untuk skrining. Kanker sekarang bisa disembuhkan, jangan takut, tingkat kesembuhannya sekarang tinggi sekali, tetapi kita harus deteksi dini," tutur Menkes.

Dalam kesempatan yang sama, Menkes memberikan apresiasi kepada sejumlah pemerintah daerah dengan capaian vaksinasi HPV terbaik, mulai dari Palembang, Berau, Bekasi, Serang, Sidrap, hingga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka