Oto

Kondisi Rem Wajib Dicek Sebelum Perjalanan Mudik Lebaran

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Kondisi rem jadi salah satu hal paling penting sebelum perjalanan mudik karena keselamatan pengemudi dan penumpang sangat bergantung pada performa rem dan kondisi kendaraan.

Asisten Kepala Layanan untuk Departemen Purnajual PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Hariadi mengatakan, performa rem yang prima sangat diperlukan terutama saat mobil penuh muatan. Ia mengimbau pemilik kendaraan untuk mengecek mobil secara menyeluruh agar pengereman tetap responsif di berbagai kondisi jalan.

Periksa komponen kampas rem

Agar pengereman tetap optimal selama mudik, pastikan kampas rem kendaraan dalam kondisi baik. Jika ketebalan kampas sudah tipis di bawah batas minimal, segera ganti sebelum merusak bagian lain.

Selain itu, cek permukaan piringan cakram (disc brake) agar rata dan bebas dari warp yang bisa bikin setir bergetar saat rem diinjak.

Pemeriksaan rem tromol di roda belakang juga penting untuk menjaga keseimbangan daya henti. Pastikan celah sepatu rem disetel ulang agar rem tangan tetap pakem saat berhenti di tanjakan curam.

Jangan lupa pastikan piston pada kaliper rem bisa bergerak bebas dan beri pelumas khusus pada pin kaliper supaya kinerjanya maksimal.

Periksa kondisi minyak rem

Minyak rem bertugas menyalurkan tekanan dari pedal ke roda dengan akurat. Karena mudah menyerap uap air, minyak rem bisa menurunkan titik didih dan memicu korosi.

Hariadi menyarankan menggunakan minyak rem sesuai spesifikasi mobil agar segel karet tidak rusak. Kehadiran udara di sistem hidraulis juga bisa bikin pedal rem terasa lembek. Lakukan bleeding rem dengan benar supaya seluruh udara hilang dan tekanan rem tetap optimal.

Selain itu, cek selang fleksibel apakah ada retak atau mengembang karena bagian ini yang rusak bisa bikin kebocoran tekanan.

Teknik pengereman

Setelah semua komponen dicek, pengendara juga perlu memperhatikan kondisi jalan. Saat melewati tanjakan atau turunan, risiko brake fade atau berkurangnya daya pengereman karena panas bisa muncul. Kondisi ini bisa makin parah karena vapor lock, yaitu penguapan minyak rem yang bikin rem kehilangan daya tekan sepenuhnya.

Untuk mengantisipasi, kombinasikan pengereman dengan engine brake supaya piringan dan kampas rem tidak terlalu terbebani. Bagi mobil modern yang punya ABS, pastikan sensor kecepatan roda bersih.

Fitur EBD dan brake assist juga membantu mendistribusikan pengereman secara elektronik, terutama saat mobil penuh penumpang dan barang bawaan.

Jika lampu peringatan rem atau simbol ABS menyala di dashboard, Hariadi menyarankan segera ke bengkel resmi supaya teknisi bisa mengecek sistem komputerisasi rem bekerja dengan baik.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka