Hindari Lima Jenis Minuman Ini agar Jantung Tetap Sehat

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Menjaga kesehatan jantung tidak hanya soal rutin olahraga, tetapi juga memperhatikan apa yang diminum setiap hari. Pakar kesehatan lulusan Cornell University, Vassily Eliopoulos, mengungkap ada beberapa jenis minuman yang sebaiknya dibatasi bahkan dihindari agar jantung tetap dalam kondisi prima.

Menurutnya, pola hidup sehat harus dijalankan secara konsisten, termasuk memilih asupan yang tidak membebani sistem kardiovaskular.

1. Jus buah

Banyak orang menganggap jus buah sebagai pilihan sehat, padahal tidak selalu demikian. Vass menjelaskan bahwa jus buah justru bisa berdampak kurang baik bagi jantung karena tinggi gula.

"Ini adalah gula cair tanpa serat. Percaya atau tidak, dalam sebagian besar penelitian, minuman ini meningkatkan kadar gula darah lebih cepat daripada soda. Hal ini menyebabkan trigliserida meningkat dan secara kronis melatih pankreas Anda untuk memproduksi insulin secara berlebihan," kata Vass.

Selain itu, jus buah murni tetap mengandung kalori tinggi tanpa serat yang membantu memperlambat penyerapan gula dalam tubuh.

2. Minuman kopi manis

Kopi memang punya manfaat jika dikonsumsi dengan benar. Namun, tambahan gula berlebih bisa menghilangkan manfaat tersebut. Dalam satu gelas latte ukuran besar, kandungan gula bisa mencapai angka yang cukup tinggi.

"Itu seperti makanan penutup dalam cangkir setiap pagi, yang diselimuti aura kesehatan karena mengandung kopi,” ujar dia.

3. Minuman olahraga

Minuman olahraga sering dikira menyehatkan, padahal tidak selalu dibutuhkan oleh semua orang. Minuman ini umumnya tinggi kalori dan mengandung bahan tambahan seperti pewarna buatan. Vass menilai minuman ini hanya diperlukan oleh atlet dalam kondisi tertentu.

"Air dan elektrolit melakukan tugasnya tanpa menyebabkan kerusakan metabolisme," ujar dia.

4. Alkohol lebih dari dua gelas per bulan

Mengonsumsi alkohol secara berlebihan dapat meningkatkan risiko gangguan jantung. Vass menyarankan untuk membatasi konsumsi agar tidak melewati dua gelas dalam sebulan.

Kebiasaan minum alkohol secara rutin bisa memicu tekanan darah tinggi, mengganggu kualitas tidur, hingga meningkatkan peradangan dalam tubuh.

5. Minuman soda diet

Meski sering dianggap lebih sehat karena rendah gula, soda diet tetap berisiko bagi tubuh. Kandungan pemanis buatan di dalamnya bisa memicu respons insulin dan memengaruhi keseimbangan bakteri usus.

"Mereka juga mengubah komposisi mikrobioma usus Anda dan, dalam studi besar, secara independen dikaitkan dengan kejadian kardiovaskular," kata dia.

Memilih minuman yang tepat menjadi langkah sederhana namun penting untuk menjaga kesehatan jantung dalam jangka panjang.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka