Jakarta (KABARIN) - Jonathan David menaruh harapan besar terhadap penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Kanada yang akan digelar bersama Amerika Serikat dan Meksiko. Penyerang tim nasional Kanada itu berharap turnamen tersebut dapat menjadi titik balik bagi perkembangan sepak bola di negaranya.
“Saya ingin Piala Dunia ini mengubah sepak bola di Kanada selamanya, menjadikannya mungkin olahraga nomor satu di negara ini,” kata Jonathan David dalam laman resmi FIFA yang dikutip di Jakarta, Jumat.
Di Kanada, olahraga hoki es selama ini masih menjadi olahraga paling populer dengan sejumlah legenda seperti Wayne Gretzky, Gordie Howe, Mario Lemieux, hingga Bobby Orr yang sangat melekat dalam budaya olahraga nasional.
Namun, David berharap momentum Piala Dunia 2026 yang digelar di kandang sendiri dapat mendorong sepak bola menjadi lebih dominan di tengah masyarakat Kanada.
Kanada sendiri belum pernah meraih poin di ajang Piala Dunia sebelumnya, termasuk pada edisi 2022 di Qatar yang berakhir tanpa hasil memuaskan.
Meski demikian, tim asuhan Jesse Marsch menatap Piala Dunia 2026 dengan optimisme, terutama karena status mereka sebagai tuan rumah bersama. Kanada akan menghadapi Bosnia dan Herzegovina, Qatar, dan Swiss di fase grup.
David, yang telah menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Kanada dengan 39 gol, diharapkan menjadi salah satu tumpuan utama tim di turnamen tersebut.
Ia juga menyebut bahwa tampil di Piala Dunia di hadapan publik sendiri akan menjadi pengalaman yang berbeda dan spesial.
“Kami sudah terbiasa bermain di Toronto dan Vancouver, dengan teman dan keluarga kami di sana. Memiliki semua itu di panggung terbesar akan sangat menakjubkan,” ujarnya.
Menurutnya, perkembangan tim nasional Kanada di bawah Jesse Marsch juga menjadi faktor penting. Dengan gaya permainan yang mengandalkan kecepatan dan kekuatan, David menilai timnya kini memiliki identitas yang lebih jelas.
“Kami tahu identitas kami sebagai sebuah tim, dan itu akan sangat membantu kami,” katanya.
Sumber: ANTARA