Xi Jinping dan Trump Bahas Krisis Ukraina di Beijing

waktu baca 2 menit

Beijing (KABARIN) - Presiden Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump membahas perkembangan krisis Ukraina dalam pertemuan di Beijing, menurut laporan kantor berita Xinhua News Agency pada Kamis.

Selain isu Ukraina, kedua pemimpin juga bertukar pandangan mengenai berbagai isu global dan regional, termasuk situasi di Timur Tengah serta kondisi di Semenanjung Korea.

Dalam kesempatan yang sama, Xi menegaskan bahwa China dan AS telah sepakat membangun hubungan yang bersifat konstruktif, strategis, dan stabil sebagai upaya memperbaiki hubungan bilateral kedua negara.

“Bersama Presiden Trump, kami sepakat membentuk ‘hubungan yang konstruktif, strategis, dan stabil antara China dan AS’ sebagai upaya baru untuk meningkatkan hubungan China-Amerika,” kata Xi seperti dikutip Xinhua.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pernyataan terpisah pada Sabtu (9/5) menyebut bahwa hubungan Rusia–China merupakan faktor penting dalam menjaga stabilitas hubungan internasional.

Dalam konferensi pers, Putin menggambarkan kerja sama kedua negara sebagai “faktor pencegahan dan stabilitas yang jelas” dalam dinamika global.

Ia juga menyebut China sebagai mitra dagang dan ekonomi terbesar Rusia, dengan kerja sama yang terus berkembang di sektor teknologi tinggi.

Terkait konflik Ukraina, Putin menyatakan kesiapan untuk bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, baik di Moskow maupun di negara ketiga, namun dengan syarat pertemuan tersebut difokuskan pada penandatanganan kesepakatan damai final.

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka