Dokter Ungkap 8 Gejala Gangguan Ginjal pada Anak yang Perlu Diwaspadai

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Dokter Spesialis Anak Subspesialis Nefrologi dr. Henny Adriani Puspitasari, Sp.A., Subsp.Nefro mengungkapkan terdapat delapan tanda yang dapat menjadi indikasi gangguan ginjal pada anak, mulai dari pertumbuhan terhambat hingga urine berbusa.

“Yang menjadi pencetus orang tua harus curiga anaknya sakit ginjal, yang pertama pertumbuhan terhambat,” kata Henny dalam sebuah diskusi kesehatan di Jakarta, Jumat.

Lulusan spesialis anak dan subspesialis nefrologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu menjelaskan gejala kedua adalah anak kerap mengalami demam tinggi berulang tanpa sebab yang jelas.

Selanjutnya, orang tua juga diminta memperhatikan pola buang air kecil anak. Aliran urine yang lemah atau hanya menetes saat berkemih dapat menjadi gejala ketiga yang perlu diwaspadai.

Tanda keempat yang harus diperhatikan adalah munculnya pembengkakan, terutama di sekitar area mata, yang dapat mengindikasikan gangguan fungsi ginjal akibat penumpukan cairan.

“Kalau ada bengkak di area mata, itu juga harus dicurigai,” ujarnya.

Gejala kelima adalah adanya darah dalam urine atau perubahan warna urine menjadi kemerahan yang dapat menandakan gangguan pada saluran kemih maupun ginjal.

Selain itu, urine yang berbusa atau berbuih secara berlebihan menjadi gejala keenam yang menunjukkan kemungkinan adanya kebocoran protein dari ginjal.

Henny juga menyebut anemia berkepanjangan yang tidak membaik meski sudah diberikan suplemen zat besi sebagai gejala ketujuh yang perlu diwaspadai.

Ia menjelaskan ginjal berperan dalam produksi hormon eritropoietin yang membantu pembentukan sel darah merah, sehingga gangguan fungsi ginjal dapat menyebabkan anemia yang sulit pulih.

Tanda terakhir adalah tekanan darah tinggi pada anak, yang menurutnya tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi juga bisa menjadi indikator gangguan ginjal pada anak.

Henny mengimbau orang tua untuk segera memeriksakan anak ke dokter jika menemukan satu atau lebih gejala tersebut agar dapat ditangani lebih dini.

“Penyakit ginjal pada anak dapat dikenali lebih awal jika orang tua memperhatikan tanda-tanda yang muncul dan tidak mengabaikannya,” ujarnya.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka