News

Victoria dan Tasmania Gratiskan Transportasi Umum Dampak Kenaikan Harga BBM

Istanbul (KABARIN) - Dua negara bagian di Australia yakni Victoria dan Tasmania mengambil langkah cepat dengan menggratiskan layanan transportasi publik. Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap lonjakan harga bahan bakar yang dipicu situasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Dilaporkan oleh SBS News, Perdana Menteri Victoria Jacinta Allan menyampaikan bahwa seluruh angkutan umum di wilayahnya akan bebas biaya selama satu bulan mulai Selasa. Kebijakan ini ditujukan agar masyarakat tetap bisa beraktivitas tanpa terbebani biaya transportasi yang ikut terdampak kenaikan harga BBM.

Sementara itu, pemerintah Tasmania memberikan durasi kebijakan yang lebih panjang. Warga di wilayah tersebut dapat menikmati layanan bus dan feri secara gratis hingga akhir Juni.

Meski begitu, kedua pemerintah daerah belum memberikan kepastian apakah program ini akan diperpanjang atau hanya bersifat sementara.

Berbeda dengan Victoria dan Tasmania, beberapa negara bagian lain seperti New South Wales, Western Australia, Queensland, dan South Australia memilih tidak mengikuti kebijakan serupa. Mereka lebih fokus menyalurkan bantuan dalam bentuk lain untuk meringankan biaya hidup masyarakat.

Data dari Australian Institute of Petroleum menunjukkan harga minyak di Australia melonjak hingga 27 persen sejak konflik di Timur Tengah memanas.

Di tingkat nasional, Perdana Menteri Anthony Albanese menyatakan pemerintah akan turun tangan dengan menanggung biaya sejumlah kebutuhan penting yang terdampak kenaikan harga energi. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pasokan bahan bakar.

Pemerintah pusat juga dijadwalkan akan menggelar pertemuan dengan para pemimpin negara bagian dan wilayah untuk membahas langkah lanjutan dalam mengantisipasi potensi krisis energi.

Situasi global sendiri masih memanas setelah serangan yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat ke Iran pada akhir Februari. Konflik tersebut memicu aksi balasan dan berdampak luas, mulai dari korban jiwa hingga gangguan pada pasar energi dan transportasi internasional.

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: