Jakarta (KABARIN) - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana menarik PT Permodalan Nasional Madani atau PNM, anak usaha BRI, agar langsung berada di bawah Kementerian Keuangan.
Dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Rabu, Purbaya mengatakan pihaknya tengah berdiskusi dengan Badan Pengelola Investasi Danantara terkait rencana ini.
“Kami sedang diskusi dan menanyakan ini ke Danantara, apakah mereka bisa jual salah satu unitnya atau tidak. Daripada saya tugaskan ke BRI dan hasilnya kadang nggak jelas, lebih baik saya ambil alih dan saya langsung yang tanggung jawab,” ujarnya.
Purbaya menekankan bahwa langkah ini akan lebih efektif untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat bagi UMKM sekaligus mengoptimalkan subsidi bunga yang setiap tahun mencapai Rp40 triliun. Jika PNM berada langsung di bawah Kemenkeu, dana tersebut bisa dikelola menjadi modal kerja yang lebih produktif.
“Jadi rencana saya akan pakai itu (PNM) kalau dikasih sebagai penyalur KUR yang betul-betul program pemerintah,” tambahnya.
Dia menilai pengambilalihan PNM juga paling efisien karena perusahaan ini sudah memiliki sumber daya manusia yang berpengalaman dalam mendampingi nasabah mikro, dibandingkan membuat special mission vehicle baru di bawah kementerian.
Purbaya juga menyiapkan opsi menukar PNM dengan aset kementerian untuk memuluskan negosiasi dengan Danantara. Salah satu aset yang bisa ditawarkan adalah PT Geo Dipa Energi.
“Kalau perlu saya tukar dengan Geo Dipa. Saya punya kan perusahaan Geo Dipa itu yang geothermal. Saya mau tukar tadinya sama mereka. Belum ada penawaran, sedang dihitung. Tapi masih diskusi ya, belum pasti nih,” kata Purbaya.
Sumber: ANTARA