Pramono Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Rusak Demi Keselamatan Warga

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta agar perbaikan jalan berlubang di ibu kota dipercepat supaya tidak lagi menimbulkan korban kecelakaan. Ia menegaskan bahwa perbaikan tidak bisa terus ditunda hanya karena faktor cuaca.

“Saya sudah memerintahkan kepada Dinas Perhubungan karena sudah tidak bisa lagi menunggu sampai dengan kemudian hujan berhenti. Kalau dilihat di lapangan, sekarang sudah ditangani lubang-lubang yang ada, hampir sebagian besar ditutup,” kata Pramono saat ditemui di Jakarta Timur, Senin.

Pramono mengakui kondisi cuaca masih jadi tantangan besar. Ia menyampaikan permintaan maaf kepada warga jika nantinya ada jalan yang kembali rusak akibat hujan deras.

“Walaupun kemudian ketika hujan akan, mohon maaf, pasti sebagian ada yang terbongkar kembali,” ucapnya.

Pernyataan itu sejalan dengan penjelasan Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo yang sebelumnya mengatakan bahwa hingga kini belum ada jenis aspal yang benar-benar tahan terhadap hujan, genangan air, dan beban kendaraan berat.

Isu jalan rusak ini kembali jadi sorotan setelah terjadi kecelakaan tragis di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur. Seorang pelajar dilaporkan meninggal dunia usai mengalami kecelakaan pada Senin pagi, sekitar pukul 06.00 WIB, yang diduga dipicu kondisi jalan berlubang.

Seorang warga setempat bernama Ardhi mengatakan, sepeda motor korban tidak mengalami kerusakan parah, namun bagian depan motor terlihat pecah akibat benturan. Ia menyebut kondisi jalan di lokasi tersebut sudah lama rusak dan sering ditambal tanpa perbaikan menyeluruh.

Menurutnya, permukaan jalan yang tidak rata itu sangat berbahaya, terutama bagi pengendara sepeda motor, apalagi saat kondisi lalu lintas masih sepi dan jarak pandang terbatas.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka