Tips Merawat Kulit Sensitif hingga Hiperpigmentasi Selama Liburan

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Memasuki musim liburan, banyak orang memilih menghabiskan waktu di luar ruangan, mulai dari ke pantai, eksplor alam, sampai jalan-jalan di tengah kota di bawah terik matahari. Tapi di balik keseruannya, ada satu hal yang sering terlewat: risiko hiperpigmentasi yang bisa bikin warna kulit jadi tidak merata.

Hiperpigmentasi sendiri adalah kondisi munculnya bercak gelap pada kulit akibat produksi melanin yang berlebihan. Paparan sinar matahari jadi salah satu pemicu utama kondisi ini, apalagi kalau kulit kamu memang sensitif.

Dokter estetika dr. Lanny Juniarti, Dpl. AAAM mengingatkan bahwa perlindungan kulit saat liburan itu penting banget, terutama buat kamu yang punya masalah pigmentasi.

"Paparan sinar matahari yang intens dapat memicu peningkatan produksi melanin serta memperparah kondisi hiperpigmentasi yang sudah ada. Karena itu, penting bagi pasien dengan kulit sensitif maupun pigmentasi untuk memahami cara merawat dan melindungi kulit sebelum, selama, dan setelah beraktivitas di luar ruangan,” kata dokter Lanny.

Supaya liburan tetap nyaman tanpa drama kulit, ada beberapa tips simpel yang bisa kamu terapkan.

Pertama, jangan pernah skip sunscreen. Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 hingga 50, dan pastikan punya perlindungan broad-spectrum agar kulit terlindungi dari sinar UVA dan UVB. Jangan lupa re-apply setiap 2-3 jam, terutama kalau kamu banyak berkeringat atau beraktivitas di luar.

Kedua, hindari paparan matahari di jam-jam “ganas”, yaitu sekitar pukul 10.00 sampai 15.00. Kalau memang harus keluar di jam tersebut, pastikan kamu pakai perlindungan tambahan seperti topi, kacamata hitam, atau pakaian yang menutup kulit.

Ketiga, jaga hidrasi kulit. Sinar matahari bisa bikin kulit cepat kering dan melemahkan skin barrier. Karena itu, penting banget pakai skincare yang bisa menjaga kelembapan dan memperkuat lapisan pelindung kulit.

"Penggunaan perawatan kulit yang membantu menjaga hidrasi dan memperkuat lapisan pelindung kulit menjadi penting untuk menjaga kondisi kulit tetap stabil selama liburan," katanya.

Terakhir, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter sebelum dan setelah liburan. Ini penting supaya kamu tahu kondisi kulit kamu secara lebih detail dan bisa dapat perawatan yang sesuai.

“Pendekatan perawatan yang tepat harus dimulai dengan analisis kondisi kulit secara menyeluruh. Dengan memahami penyebab pigmentasi pada setiap individu, dokter dapat merekomendasikan perawatan yang lebih personal sehingga hasilnya tidak hanya membantu memudarkan noda, tetapi juga memperbaiki kualitas kulit secara keseluruhan,” pungkas dokter Lanny.

Intinya, liburan tetap bisa seru tanpa harus mengorbankan kesehatan kulit. Kuncinya ada di perlindungan yang konsisten dan perawatan yang tepat.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka